
Jamaah haji Indonesia melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi. Musyrif Diny mendorong masa tinggal jamaah haji di tanah suci dikurangi, salah satunya dengan mengurangi masa tinggal jamaah di Madinah. (Media Center Haji 2026)
JawaPos.com – Musyrif Diny Kementerian Haji dan Umrah RI mendorong agar pelaksanaan haji bisa lebih efisien. Salah satunya adalah dengan mengurangi masa tinggal jamaah haji di tanah suci.
Tahun ini, masa tinggal jamaah haji Indonesia di tanah suci rata-rata 40 hari, ditambah 2 hari penerbangan pergi dan pulang.
Anggota Musyrif Diny KH Cholil Nafis menjelaskan, masa tinggal 40 hari itu terlalu lama untuk jamaah haji Indonesia dan tidak efisien.
Masa tinggal yang lama menjadi salah satu faktor biaya haji Indonesia masih tinggi. Padahal, masa tinggal jamaah masih bisa dikurangi.
“Umpamanya bisa dijadikan 30 hari, bisa juga 25 hari,” terang Cholil Nafis di Makkah, Jumat (5/6) sore Waktu Arab Saudi (WAS).
Pengurangan masa tinggal bisa dimulai dari Madinah. Selama ini, jamaah haji diprogramkan berada di Madinah selama 8 hari untuk menjalani shalat arbain, atau shalat wajib 40 waktu berjamaah di Masjid Nabawi.
“Bagaimana kalau umpamanya Arbain itu menjadi opsional. Yang mau Arbain monggo, yang nggak mau Arbain di Madinah bisa lebih cepat, bisa tiga hari,” lanjutnya.
Kemudian, masa tinggal di Makkah juga bisa dikurangi. Sebab, masa puncak haji sebenarnya tidak lama.
Masa puncak haji, tutur Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu, efektifnya hanya selama seminggu.
Dimulai dari wukuf di Arafah pada 9 Zulhijjah, dilanjutkan mabit di Muzdalifah hingga 10 Zulhijjah dini hari, dan disambung lontar jumrah Aqabah di hari yang sama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022