
Ilustrasi proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya di Bandara Juanda. (Dokumentasi BBKK Surabaya)
JawaPos.com - Proses pemulangan jemaah haji di Debarkasi Surabaya diselimuti kabar duka. Dua orang jemaah kloter 12 dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Tanah Air.
Seorang jemaah bernama Hery Widianto, 69 tahun, ditemukan tidak bernyawa di toilet pesawat sekitar 30 menit menjelang landing di Badar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo.
Sementara satu jemaah lainnya bernama Wayan Rohani Suwasti, 63 tahun, dilaporkan meninggal dunia di bus dalam perjalanan dari Bandara Juanda menuju ke Asrama Haji Kelas I Surabaya (AHES).
Kabar duka ini disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Rosidi Roslan. Ia mengatakan dua jemaah meninggal tersebut tergabung dalam kloter yang sama, yakni 12.
"1 jemaah meninggal dunia di dalam pesawat saat perjalanan menuju Indonesia, sedangkan 1 jemaah lainnya wafat di dalam bus dalam perjalanan ke Asrama Haji Surabaya," tutur Rosidi dalam keterangannya, Kamis (4/6).
Ia menceritakan jemaah Hery ditemukan dalam kondisi lemas di dalam toilet pesawat. Petugas kesehatan yang mendapati jemaah tersebut langsung melakukan tindakan medis dengan alat pacu jantung.
Nahas, nyatanya tetap tak tertolong. Rosidi menyebut kematian Hery disebabkan oleh serangan jantung. Sebab selama di Tanah Suci, jemaah tersebut sempat dirawat di RS dan memiliki riwayat penyakit jantung.
Di sisi lain, Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, As’adul Anam juga mengonfirmasi kematian dua jemaah asal Malang. Dengan kabar duka ini, maka total jemaah haji Debarkasi Surabaya yang meninggal bertambah menjadi 49 orang.
Rinciannya, 1 jemaah meninggal di RSUD Haji Surabaya, 1 jemaah meninggal di pesawat, 1 jemaah meninggal di bus, dan 46 jemaah meninggal di Tanah Suci. Jemaah meninggal berusia 50 tahun keatas.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya jamaah haji yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” pungkas Anam.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
