Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 April 2026 | 23.47 WIB

10 Jemaah Haji jadi Korban Kecelakaan di Madinah, Pemerintah RI Pastikan Beri Pelayanan Terbaik

Sejumlah calon jemaah haji memasuki pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (Hanung Hambara/ JawaPos.com) - Image

Sejumlah calon jemaah haji memasuki pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (Hanung Hambara/ JawaPos.com)

JawaPos.com – Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan penanganan kecelakaan lalu lintas yang dialami rombongan jemaah haji Indonesia di Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi, pada Selasa (28/4), mendapatkan pelayanan terbaik.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Kecelakaan melibatkan bus jemaah haji Indonesia dari Kloter SUB-2 dan Kloter JKS-1 saat dalam perjalanan kembali dari kegiatan ziarah dan city tour di kawasan Jabal Magnet.

“Kementerian Luar Negeri RI melalui KJRI Jeddah tengah menangani kasus kecelakaan lalu lintas yang dialami kelompok jemaah haji Indonesia pada 28 April 2026 di Arab Saudi,” kata Heni dalam keterangan resmi, Rabu (29/4).

Heni menjelaskan, terdapat 10 jemaah yang mengalami luka-luka. Tujuh orang di antaranya berasal dari Kloter JKS-1 asal Jawa Barat. Mereka mengalami luka ringan, telah mendapat penanganan medis, dan kini sudah kembali ke Hotel Andalus Golden.

Sementara itu, tiga korban lainnya berasal dari Kloter SUB-2 asal Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Dua jemaah telah diperbolehkan kembali ke hotel setelah menjalani perawatan, sedangkan satu jemaah berusia 60 tahun masih dalam observasi di RS Al-Hayyat Quba.

Heni memastikan, seluruh korban mendapatkan penanganan optimal serta pendampingan berkelanjutan.

“Saat ini KJRI Jeddah terus memantau kondisi para korban dan berkoordinasi dengan otoritas setempat, penyelenggara perjalanan, serta pihak terkait guna memastikan seluruh jemaah memperoleh penanganan dan pendampingan yang diperlukan,” ujar Heni.

Sementara itu, Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Surabaya, Asadul Anam, mengungkapkan dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah sopir bus yang tidak dapat mengendalikan kendaraan saat berpapasan dengan kendaraan lain yang muncul tiba-tiba dari arah berlawanan. 

"Akibatnya, bagian depan bus mengalami kerusakan cukup parah," pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore