
Kepala UPT Asrama Haji Banten Ahmad Muafiq. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Persiapan keberangkatan jemaah haji asal Provinsi Banten terus dimatangkan. Meski secara umum kesiapan asrama haji Banten Grand El Hajj telah mencapai 99 persen, masih ada sedikit kendala administratif terkait aktivasi visa atau kartu Nusuk bagi empat orang calon jemaah.
Kepala UPT Asrama Haji Banten Ahmad Muafiq menuturkan, terdapat empat calon jamaah haji yang masih terkendala pembuatan kartu Nusuk.
"Tetapi nanti untuk kloter 1 sih untuk visa itu sudah teraktivasi nusuknya, sisa empat orang karena memang itu ada perubahan kloter tadinya," ujarnya kepada JawaPos.com, Senin (20/4).
Muafiq memastikan kendala tersebut segera teratasi. Ia menyebutkan bahwa masalah ini muncul akibat adanya perubahan kloter bagi jemaah yang bersangkutan.
Baca Juga:Kemenperin Buka Pendaftaran Serentak Vokasi Binaan, dari SMK hingga Politeknik, Catat Tanggalnya!
"Nanti insya Allah di hari Selasa karena tim nusuk juga nanti ada di sini, untuk proses aktivasi. Jadi insya Allah itu selesai, terkait dengan visa juga," jelas Ahmad.
Selain masalah teknis visa, pihak asrama haji memastikan seluruh fasilitas pendukung telah siap menyambut kedatangan jemaah dari Kota Tangerang. Saat ini, tim terus merampungkan perapihan jalur akses untuk logistik.
"Untuk persiapan kedatangan jemaah kloter 1 dari Kota Tangerang ya, Kota Tangerang Banten, ini secara persiapan sudah mencapai 99 persen ya. Nah nanti 1 persennya kita terus persiapkan kaitan dengan apa namanya perapihan seperti akses untuk nanti apa jalur masuk bagasi ya, truk bagasi. Insya Allah di hari Selasa besok sudah final 100 persen," ucapnya.
Demi memberikan pelayanan maksimal, pihak UPT Asrama Haji Banten telah menyiapkan sistem pelayanan khusus, terutama bagi jemaah lansia. Pihak asrama memastikan seluruh kebutuhan jemaah terakomodasi dengan baik di gedung yang telah disediakan.
"Untuk kamar kita dari 24 kloter Banten di gedung 4 itu sebanyak 17 kloter dengan kapasitas masing-masing kamar itu 4 untuk 4 orang jemaah. Dan juga memang kita ada skala prioritas Pak untuk jemaah yaitu untuk prioritas lansia," jelasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
