Ilustrasi jamaah Umrah melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah. UU Haji dan Umrah terbaru membawa sejumlah perubahan dalam regulasi haji dan umrah. (Bayu Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com - Konflik di Kawasan Timur Tengah antara Iran versus Amerika Serikat - Israel, memberikan dampak luas, salah satunya pada sektor perjalanan ibadah haji dan umrah ke Tanah Suci.
Di Jawa Timur, lebih dari dua ribu jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci beberapa hari ke depan, terancam tertunda keberangkatannya. Hal ini disampaikan Plt Kepala Kemenhaj Jatim, As'adul Anam.
Ia juga mengatakan bahwa Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI telah mengambil sikap di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah. Mereka mengeluarkan imbauan agar pemberangkatan jemaah umrah ditunda.
“Imbauan dari Kementerian Haji kemarin sore jam 15.00 WIB, sudah mengeluarkan statement melalui Pak Wakil Menteri Haji untuk menunda keberangkatan. Nah, ini sedang kita himpun," ucap Anam di Surabaya, Senin (2/3).
Berdasarkan data dari Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh), Anam, menyebut ada 2.100 jemaah yang terdaftar akan melakukan keberangkatan umrah.
“Daftar yang ada di Siskopatuh itu ada sekitar 2.100 jemaah (umrah asal Jawa Timur) yang sudah mendaftar di Nusuk Masar, yang akan berangkat pada hari-hari ke depan ini,” sambungnya.
Kendati demikian, Anam menegaskan bahwa teknis operasional pemberangkatan jemaah umrah ada di setiap biro perjalanan atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU). Kemenhaj hanya mengimbau dan memantau.
“Itu kita belum tahu (apakah ditunda atau tetap berangkat sesuai jadwal), karena teknisnya di otoritas PPIU sendiri bukan di kita. Tetapi tetap kita pantau untuk proses keberangkatan dan sebagainya," tegas Anam.
Ia mengimbau para jemaah umrah yang berada di Tanah Suci maupun yang hendak berangkat untuk tetap tenang. Anam juga meminta jemaah untuk aktif mencari informasi terbaru melalui biro perjalanannya.
"Hingga saat ini seluruh jemaah (umrah asal Jawa Timur di Tanah Suci) dalam kondisi aman dan berada di bawah pendampingan pihak penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU),” pungkasnya. (*)

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
