
Ketua Panitia Diklat PPIH Arab Saudi 2026 Puji Raharjo (Kemenhaj)
JawaPos.com - Sebanyak 1.636 petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 dibekali materi baris-berbaris dalam kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) yang diselenggarakan di Asrama Haji Pondok Gede dan Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma. Diklat ini dilakukan mulai tanggal 10-30 Januari 2026.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan, materi baris-berbaris ini diberikan kepada PPIH untuk memperkuat kedisiplinan, koordinasi, dan alur komando petugas saat melayani jemaah di Tanah Suci.
Ketua Panitia PPIH Arab Saudi 2026, Puji Raharjo, menjelaskan bahwa peserta diklat merupakan petugas yang akan bertugas di berbagai daerah kerja, mulai dari Makkah, Madinah, bandara, hingga layanan pendukung lainnya.
Dari total 1.636 peserta yang dipersiapkan, 1.501 orang telah hadir hingga pagi hari, sementara sisanya masih dalam perjalanan dan seluruhnya dapat tertampung di asrama.
Puji mengungkapkan, materi baris-berbaris dipilih karena dinilai penting untuk membangun keteraturan petugas. Menurutnya, orang Indonesia relatif mudah dikumpulkan, namun sering kali sulit dibariskan jika belum dibekali disiplin yang sama.
“Insya Allah setelah mengikuti pelatihan ini, petugas akan lebih mudah dibariskan. Ini sangat penting dalam koordinasi penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya dalam sambutan pembukaan Diklat PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Minggu (11/1).
Selain baris-berbaris, Puji menerangkan bahwa peserta diklat juga menerima materi kebijakan penyelenggaraan haji 2026 yang mengalami perubahan signifikan. Materi ini disampaikan agar seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama dan mampu menginformasikannya secara tepat di lapangan.
Materi lainnya meliputi mekanisme pelayanan jemaah di embarkasi, serta alur pelayanan di Arab Saudi, mencakup transportasi, akomodasi, konsumsi, layanan kesehatan, hingga perlindungan jemaah. Petugas juga dibekali pemahaman teknis sesuai bidang tugas masing-masing.
Dalam diklat tersebut, peserta turut mendapatkan pelatihan bahasa Arab. Sebelumnya, panitia telah melakukan pretest untuk memetakan kemampuan peserta, mulai dari yang belum memahami hingga yang sudah mahir. Fokus pelatihan diarahkan kepada peserta yang masih minim kemampuan bahasa Arab agar mampu berkomunikasi secara dasar selama bertugas di Arab Saudi.
“Pelatihan bahasa Arab ini akan berlanjut selama dua bulan setelah diklat, karena kemampuan komunikasi masih menjadi salah satu keluhan di lapangan,” kata Puji.
Tak hanya itu, peserta juga dibekali materi pelayanan kepada jemaah, komunikasi efektif, kerja sama antarpersonel PPIH, serta pemahaman situasi lapangan.
Adapun metode pembelajaran dilakukan melalui paparan materi, diskusi, simulasi, role play pelayanan jemaah, studi kasus operasional haji, hingga evaluasi pemahaman peserta.
Melalui diklat ini, panitia berharap seluruh petugas PPIH Arab Saudi 2026 mampu memahami tugas dan fungsi sesuai kelompok kerja, memiliki kesamaan persepsi di lapangan, memahami alur komando, serta meningkatkan kesiapan teknis, mental, dan administratif dalam melayani jemaah haji Indonesia.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
