
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf menggelar rapat bersama syarikah di Jeddah. (Humas Kemenhaj)
JawaPos.com - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochammad Irfan Yusuf bertolak ke Jeddah untuk membahas persiapan haji 2026. Di antara agendanya adalah bertemu dua syarikah atau perusahaan yang akan melayani jamaah di masa Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Pemerintah Indonesia memastikan hanya menggunakan dua syarikah saja untuk pelayanan Haji 2026. Berbeda dengan haji 2025 yang memakai delapan syarikah.
Ternyata semakin banyak syarikah, banyak masalah yang muncul. Seperti pasangan suami istri beda hotel, karena ditangani syarikah yang berbeda.
Dalam pertemuan tersebut hadir dua Syarikah yang sudah memenangi tender pelayanan haji.
Kedua syarikah itu adalah Rakeen dan Al-Bait Guest. Keduanya dikontrak jangka panjang selama tiga musim haji ke depan.
Dalam pertemuan itu, Irfan menegaskan pelaksanaan haji 2026 harus lebih baik. Pasalnya, ini adalah tahun perdana haji di luar Kementerian Agama (Kemenag).
Secara khusus, dia meminta lokasi tenda haji saat Armuzna nanti di zona 3 dan zona 4. "Sama seperti musim haji 2025. Jangan di zona 5," kata Irfan dalam keterangannya (16/10).
Dia mengatakan, kalau jamaah ditempatkan di zona 5, otomatis harus berjalan jauh menuju jamarat atau lokasi melempar jumrah. Belum lagi jamaah akan tinggal berhari-hari di tenda selama di Mina.
Irvan juga menekankan bahwa kementerian ini merupakan wajah baru integritas yang menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. “Tidak boleh ada permainan sedikit pun dalam proses pelaksanaan haji," katanya.
Selain itu, tidak ada perlakuan khusus kepada pimpinan, perwakilan, maupun pihak mana pun untuk jamaah Indonesia. Haji tahun ini harus dimulai dengan proses yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Irvan menegaskan bahwa apabila ada pihak yang mengatasnamakan pimpinan ataupun Kemenhaj untuk meminta imbalan atau fasilitas, maka hal tersebut tidak benar dan tidak dapat dibenarkan.
“Kami tidak membutuhkan perlakuan khusus. Kami akan berbaur bersama jamaah," tegasnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
