
Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman di Masjidil Haram. (MCH 2025)
JawaPos.com – Armuzna, atau puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, tinggal hitungan hari. Persiapan terus dimatangkan, termasuk di tingkat teknis di lapangan.
Minggu (1/6), anggota Amirul Hajj yang juga Penasihat Khusus Presiden Prabowo bidang Pertahanan, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, melakukan visitasi langsung ke jemaah asal Embarkasi UPG (Makassar) di Hotel Emar Al Taqwa, Makkah.
Dalam kunjungannya, Dudung menyampaikan bahwa tim Amirul Hajj sudah mengecek langsung sektor 2 yang mencakup jemaah dari berbagai daerah, termasuk Sulawesi Tenggara, Bogor, dan Tangerang.
“Kami langsung berinteraksi dengan para jemaah, menerima masukan-masukan secara teknis yang perlu dievaluasi, termasuk masalah kartu Nusuk dan teknis pelaksanaan di Arafah nanti,” ujarnya.
Dudung menekankan pentingnya pengendalian agar tidak ada jemaah tercecer, termasuk saat kembalinya untuk melaksanakan tawaf ifadah. Menurutnya, manajemen haji saat ini sudah lebih terkoordinasi berkat kerja sama pemerintah Arab Saudi dan Indonesia.
“Ini tujuannya untuk efisiensi dan penertiban, agar pengalaman sulit di tahun 2023–2024 tidak terulang. Dengan adanya pengetatan, insyaAllah semua akan lebih tertib,” jelasnya.
Ia juga memberi pesan tegas kepada masyarakat Indonesia di tanah air. Dudung mengingatkan agar tidak ada upaya melakukan haji secara ilegal.
“Kita harus menjaga nama baik bangsa Indonesia. Ikuti aturan-aturan yang sudah ditetapkan pemerintah Indonesia maupun pemerintah Arab Saudi supaya pelaksanaan haji berjalan lancar,” tegasnya.
Jelang Armuzna yang akan dimulai Rabu (4/6), Dudung menyebut ada dua fokus utama: transportasi dan pengendalian jemaah.
“Tadi kami cek secara teknis, terutama transportasi, termasuk jemaah yang melaksanakan murur (melewati Muzdalifah tanpa turun). Ini harus diperjelas. Juga penting untuk mengimbau jemaah supaya tidak keluar antara jam 10 pagi sampai 4 sore karena cuaca sangat panas dan berdampak pada kesehatan,” terangnya.
Dudung menekankan bahwa pihak panitia harus mengidentifikasi semua masalah, mulai dari distribusi makanan hingga koper yang belum ditemukan. “Tapi yang paling penting adalah kesiapan saat berangkat ke Arafah dan kembalinya. Ini krusial sekali,” ungkapnya.
Meski begitu, Dudung tetap optimistis bahwa pelaksanaan Armuzna bisa berjalan baik. “InsyaAllah. Kami akan terus evaluasi, termasuk nanti malam, agar semua panitia bisa waspada dan memastikan pelaksanaan haji berjalan sesuai harapan,” tutupnya.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
