
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak memberi keterangan soal dominasi jamaah perempuan di Haji 2026 kepada wartawan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Senin (26/1/2026). (MCH)
JawaPos.com - Jamaah perempuan mendominasi jamaah haji Indonesia yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut, dari 221 ribu jamaah haji Indonesia, sekitar 56 persennya adalah jamaah perempuan.
Artinya, tahun ini ada nyaris 124 ribu jamaah perempuan yang berangkat haji ke tanah suci.
Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri.
"Artinya semuanya membutuhkan perlindungan dan pendampingan yang sangat tinggi dari para petugas haji," terang Dahnil di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Senin (26/1).
Para petugas haji diminta lebih aktif dan peka dalam hal perlindungan pada jamaah perempuan, agar mereka lebih aman dalam beribadah.
Selain itu, tahun ini persentase petugas haji perempuan juga ditambah menjadi 33 persen. Agar para jamaah perempuan merasa nyaman saat mendapat perlindungan.
Apalagi, tahun ini secara keseluruhan jumlah jamaah dari seluruh dunia yang berhaji di tanah suci mencapai sekitar 1,6 juta jiwa.
Selain banyaknya jamaah perempuan, Dahnil juga menyebut ada sekitar 80 persen jamaah haji reguler Indonesia berstatus risiko tinggi (Risti).
"Secara statistik jemaah haji kita yang risti, risiko tinggi, artinya mereka-mereka yang punya penyakit komorbid ya, itu hampir 170 ribu," ungkapnya.
Meski berstatus risti, mereka tetap bisa berangkat karena sedang dalam kondisi sehat dan lolos skrining ketat Istithaah kesehatan haji. Namun tetap ada catatan bahwa mereka berisiko.
"Dari 170 ribu yang risiko tinggi itu, itu 33 ribunya adalah jamaah haji lansia. Lansia itu yang umurnya 65 tahun ke atas," tutur mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu.
Karena itu, Dahnil mengingatkan para jamaah perempuan dan yang diberi catatan risti, harus selalu mengikuti panduan dan arahan dari petugas haji.
"Terutama terkait dengan kapasitas fisik, stamina, dan sebagainya," ucap Dahnil. Kondisi itu pula yang membuat pihaknya melatih petugas haji tahun ini dengan cara yang berbeda.
Para petugas menjalani pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan sistem semi militer di barak selama 20 hari, di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur.
Diklat itu dilakukan karena para petugas haji dituntut memiliki dalah tanggung jawab, disiplin, ketahanan fisik, serta stamina yang tinggi, untuk bisa melayani jamaah haji dengan maksimal.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
