Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 April 2025 | 14.55 WIB

Bandara Soekarno Hatta, Juanda, dan Solo Gunakan Fast Track, Jemaah Haji Tak Perlu Antre Imigrasi di Saudi

Sejumlah calon jamaah haji melaksanakan manasik haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, pada musim Haji 2024. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS) - Image

Sejumlah calon jamaah haji melaksanakan manasik haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, pada musim Haji 2024. (MIFTAHUL HAYAT/JAWA POS)

JawaPos.com – Pelayanan haji Indonesia terus berbenah untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi jemaah. Salah satu inovasi yang kembali diterapkan lagi pada tahun ini adalah sistem fast track. Lewat cara ini, memungkinkan jemaah menjalani proses imigrasi Arab Saudi langsung dari Indonesia sebelum terbang ke Tanah Suci.

Tahun ini, fast track akan diterapkan di tiga embarkasi utama: Bandara Soekarno-Hatta Jakarta di Tangerang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Juanda di Sidoarjo. Melalui sistem ini, jemaah tidak perlu lagi antre imigrasi setibanya di Arab Saudi.

“Fast track itu proses imigrasi Arab Saudi yang dibawa ke Indonesia. Jadi ketika jemaah tiba di Saudi, mereka tinggal ambil koper dan langsung naik bus,” ujar Muhammad Zain, Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag, saat Bimtek PPIH 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Rabu malam (16/4).

Penerapan sistem fast track ini memungkinkan seluruh proses verifikasi keimigrasian, seperti pemeriksaan paspor, biometrik, dan stempel visa, dilakukan lebih awal di embarkasi.

Sehingga, saat mendarat di Jeddah atau Madinah, jemaah langsung diarahkan menuju bus tanpa perlu antre lagi di konter imigrasi bandara Saudi.

Menurut Zain, perwakilan dari Pemerintah Arab Saudi dijadwalkan hadir pada Kamis (17/4) untuk mengecek kesiapan sistem fast track di tiga embarkasi tersebut.

Hal ini untuk memastikan layanan sudah siap digunakan sejak keberangkatan kloter pertama pada 2 Mei 2025.

Fast track sangat bermanfaat, terutama bagi jemaah lansia dan risiko tinggi (risti) yang membutuhkan efisiensi dan kenyamanan.

Sistem ini telah diuji coba secara terbatas pada musim haji sebelumnya, dan kini diperluas cakupannya karena dinilai sangat efektif mempercepat alur keberangkatan.

Zain menyebut bahwa Kemenag telah menyiapkan seluruh fasilitas pendukung, SDM, dan ruang verifikasi di ketiga bandara tersebut. Koordinasi lintas lembaga pun terus dilakukan bersama otoritas haji Arab Saudi melalui sistem e-Hajj.

Dengan inovasi fast track ini, pemerintah berharap pelaksanaan haji tahun 2025 bisa berlangsung lebih lancar, tertib, dan manusiawi. Jemaah diimbau untuk tetap mematuhi seluruh tahapan yang sudah ditentukan, serta menjaga kondisi fisik dan mental agar siap menjalani ibadah dengan khusyuk.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore