Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Juli 2023 | 21.25 WIB

Tiga Jemaah yang Hilang Belum Ketemu, Dicari di Arafah hingga Kamar Mayat

Ilustrasi ibadah Haji. - Image

Ilustrasi ibadah Haji.

Laporan dari Makkah: Eko Priyono-Abdi D. Noor

JawaPos.com – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi disebar untuk menemukan tiga jemaah haji yang hilang. Hingga hari ke-13 sejak menghilang, posisi ketiganya belum terendus. Tiga jemaah haji tersebut adalah Niron Sunar Suna asal Probolinggo, Idun Rohim Zen, dan Suharja Wardi Ardi.

Ketua Kloter 65 Embarkasi Surabaya Hartono Kemi menjelaskan, pada 28 Juni Niron bersama rombongan KBIH Nurul Haramain melakukan lempar jumrah hari kedua. Dia berangkat dari tenda setelah salat Subuh.

Dia menambahkan, Niron masih bersama rombongan sejak perjalanan dari tenda di Mina hingga ke jamarat. Namun, ketika rombongan sampai di tenda, Niron sudah tidak ada. Setelah ditunggu sampai sore, Niron tidak kunjung datang. Saat itulah pencarian mulai dilakukan.

Awalnya, pencarian dilakukan di daerah Mina. ”Karena biasanya tersesat pulang atau terbawa rombongan jemaah lain,” katanya.

Namun, hingga proses Armuzna selesai, Niron tidak kunjung ditemukan. Tiga hari berselang, sejumlah barang milik Niron ditemukan di Mina. Yaitu, tas yang berisi paspor, identitas, dan baju. Namun, saat disisir ulang, Niron tidak ditemukan.

Sementara itu, Suharja Wardi Ardi hilang sejak pelaksanaan wukuf di Arafah pada 27 Juni 2023. Saat itu Suharja berpamitan kepada rombongannya untuk mengambil air wudu di toilet terdekat. Namun, hingga wukuf berakhir, dia tidak kembali. Sampai sekarang, dia belum ditemukan.

Demikian pula Idun Rohim, jemaah haji asal Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Idun terakhir terlihat saat berpamitan ke toilet. Namun, dia juga tidak kembali.

Maytizah Husna, ketua kloter 20 embarkasi Palembang (PLM), menyatakan bahwa pencarian masih terus dilakukan. Sesuai dengan jadwal, Idun pulang ke tanah air pada 29 Juli.

Maytizah sudah berkomunikasi dengan keluarga Idun. Berdasar hasil konsultasi, pihak keluarga meyakini Idun masih berada di Arafah. Petugas kemudian menyisir lagi di sekitar Arafah. Berbagai sudut maktab (tempat penginapan) disusuri. Satu per satu tenda maktab yang belum dibongkar dimasuki. Termasuk toilet tempat kali terakhir Idun pamitan. Juga di luar wilayah yang ditempati tenda. ”Sudah kami sisir di maktab di Arafah, tidak ketemu,” ungkap Maytizah.

Kepala Bidang Perlindungan Jemaah Haji (Kabid Linjam) PPIH Arab Saudi Harun Al Rasyid juga menghubungi Saidi, salah seorang anak Idun. Dalam percakapan itu, Saidi memastikan ayahnya hanya bisa ditemui habib atau petugas haji. ”Kami keluarga berharap bisa ditemukan segera. Kami cuma bisa berdoa. Kita samo samo (sama-sama, Red) berdoa dari sini,” ujarnya melalui video call.

Harun menegaskan, pencarian masih terus dilakukan. Dia membentuk beberapa tim yang disebar. Sebagian besar rumah sakit sudah didatangi. Kamar mayat hingga ruang inap sudah dilihat satu per satu.

Pencarian juga dilakukan ke Jabal Rahmah dan lokasi lain yang jauh dari titik hilang pertama. ”Kami sudah upayakan pencarian di berbagai tempat. Berkali-kali kami laksanakan,” kata Harun.

Dari Jakarta, Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan, mulai hari ini (10/7) jemaah haji gelombang kedua diberangkatkan ke Madinah.

Koordinator Media Center Haji (MCH) PPIH Pusat Dodo Murtado menjelaskan, pergerakan jemaah haji gelombang kedua itu kebalikan dari gelombang pertama. Jemaah haji gelombang pertama waktu itu mengawali ibadah haji dengan mendarat di Madinah dan pulang ke tanah air dari Jeddah. Jemaah gelombang kedua tiba di Jeddah dan akan pulang dari Madinah.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore