
Ilustrasi - Umat muslim menata daging kurban di atas daun jati sebelum didistribusikan saat perayaan Idul Adha. (ANTARA)
JawaPos.com - Saat Idul Adha, pemotongan hewan kurban menjadi salah satu kebiasaan baik atau disunnahkan yang biasa dilakukan umat muslim. Biasanya, daging hewan kurban seperti kambing dan sapi bakal diolah menjadi sate hingga hidangan lainnya. Tapi, bagaimana sih mengolah daging yang benar agar tetap segar dan tidak bau?
Dalam keterangan Chef Amanda Harus tang dibagikan Tokopedia, momen kebersamaan keluarga saat Idul Adha bisa dirayakan dengan menikmati hidangan daging kurban. Namun, jika salah mengolahnya, daging akan terasa alot dan bau prengus. Terutama daging kambing.
Cara Mengetahui Daging Segar
Diungkapkan Chef Amanda, salah satu cara memastikan kelezatan masakan adalah
dengan memilih daging yang segar dengan cermat. Daging yang segar memiliki warna kemerahan yang cerah. Jika warnanya pucat, lalu mengeluarkan aroma tak sedap hingga berlendir makan daging tersebut sudah tidak segar.
"Dalam keadaan beku, daging yang kurang segar akan terasa lebih kering dan pucat, bahkan bisa terdapat bintik-bintik hitam pada permukaannya,” jelas Chef Amanda.
Cara Menyimpan Daging
Jika ingin mneyimpan daging hewan kurban tidak bisa asal. Agar awet, daging yang hendak disimpan dalam freezer tidak perlu dicuci. Cukup gunakan tisu makanan
untuk menyerap air pada daging. Sebab daging sebaiknya disimpan dalam keadaan kering.
Lalu, daging beku juga tidak bisa langsung diolah. Sebelum dimasak, biarkan daging mencair perlahan dengan ditaruh di chiller. "Untuk menjaga daya tahan daging, simpan di kulkas dengan suhu -18 derajat celsius agar bisa tahan sampai 4 bulan,” jelas Amanda.
Cara Mengolah Daging Agar Tak Bau Prengus
Mengolah daging hewan kurban Idul Adha perlu trik agar tidak bau. Pertama rebus terlebih dahulu daging kambing bersama rempah-rempah untuk menghindari bau ‘prengus’.
Setelah itu, buang airnya kemudian masak dengan bumbu yang akan digunakan. Jika ingin menyajikan sate, beri garam pada daging terlebih dahulu atau lumuri dengan jeruk nipis.
“Pengolahan pada daging sapi juga perlu diperhatikan. Agar daging lebih empuk, irislah daging berlawanan arah dengan uratnya. Setelah itu, lumuri dengan nanas yang telah diblender atau baking soda agar daging lebih empuk. Bisa juga dengan membungkusnya dengan daun pepaya selama 3-5 jam, atau gunakan panci presto,” jelas Amanda bersama Tokopedia.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
