Kantor kesehatan haji Indonesia di Mekkah.
JawaPos.com - Sebanyak 13 jemaah haji yang tiba di Mekkah harus mendapat perawatan medis serius. Mereka rata-rata telah memiliki penyakit bawaan yang menjadi parah ketika tiba di Mekkah. Bahkan satu jemaah sampai dirujuk ke rumah sakit daerah.
Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Edi Supriatna mengatakan, ke-13 jemaah itu masuk klinik secara bertahap seiring dengan datangnya jemaah dari Madinah. Dari observasi diketahui bahwa kebanyakan jemaah sakit karena penyakit yang sudah diderita sejak lama di tanah air.
”Menjadi aktif karena ada triger-triger di sini,” katanya.
Edi mencontohkan, suhu yang panas ini cukup mempengaruhi kondisi jemaah. Jemaah yang tidak memperhatikan kebutuhan minum akan dehidrasi dan membuat kondisi drop. Ada juga yang tidak memperhatikan kebutuhan makan sehingga membuat daya tahan tubuh menurun.
Baca Juga: Kecam Larangan Kehadiran Suporter Tamu, LIB Berdalih Liga 1 Berbarengan dengan Tahun Politik
Ada satu jemaah yang harus dirujuk ke King Fahd Hospital Jedah karena menderita sakit jantung akut. ”Dari hasil observasi memang dibutuhkan penanganan lanjutan di rumah sakit,” jelasnya.
Meski pasien di rumah sakit, tim medis dari KKHI selalu memantau perkembangan jemaah.
Menurut dia, untuk menjaga kondisi, jemaah jangan sampai kekurangan air putih agar tidak dehidrasi.
Selain itu menambah snack makan antara jam makan pagi-siang dan jam makan siang-malam. “Saya heran, ada jemaah yang waktu pindah dari Madinah ke Mekkah, sedang berpuasa. Padahal pindah itu kan butuh tenaga juga,” katanya.
Sebelum umrah wajib, jemaah haji seharusnya istirahat sebentar terlebih dahulu. Selain itu, jika keluar hotel, jemaah menggunakan payung, topi, dan membawa semprot wajah. Kacamata hitam juga sangat membantu mata tidak terkena terik matahari secara langsung.
Edi menambahkan, di KKHI Makkah terdapat 257 bed. Di dalamnya ada ruangan rawat inap, IGD, ruang rawat inap psikiatri, dan ICU. Selain itu juga ada fasilitas laboratorium dan radiologi. Untuk kebutuhan obat ada juga apotik dan perbekalan kesehatan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
