
Foto: Ilustrasi: Kurangi ketergantungan pihak luar, Apple berencana pasang chip wirelessnya sendiri di iPhone mulai 2025. (Apple Discussion).
JawaPos.com - Asia merupakan pasar yang sangat krusial bagi industri ponsel pintar. Hal ini karena di dalamnya terdapat pasar ponsel pintar terbesar di dunia, yaitu India dan Tiongkok, keduanya berjumlah hampir tiga miliar pelanggan potensial yang menggunakan ponsel pintar.
Oleh karena itu, tidak mengherankan jika ada berbagai macam merek ponsel pintar di kawasan ini seperti Xiaomi , Realme, OnePlus, Samsung, Tecno , dan Infinix bersaing di ruang tersebut.
Dan baru-baru ini, StatCounter oleh Global Stats menerbitkan data mereka tentang Pangsa Pasar Vendor Seluler di Asia untuk Februari 2023.
Berdasarkan datanya, Apple dilaporkan telah mengambil alih Xiaomi sebagai merek smartphone terpopuler ke-2 di Asia. Sementara Samsung dikabarkan masih tetap di atas sebagai merek nomor satu.
Data menunjukkan bahwa Samsung memimpin dengan pangsa pasar 22,25 persen, Apple di urutan kedua dengan 17,15 persen, Xiaomi di urutan ke-3 dengan 16,19 persen, Oppo di urutan ke-4 dengan 10,82 persen, dan Vivo di urutan ke-5 dengan 9,76 persen.
Pangsa pasar Samsung yang besar di Asia dapat dengan mudah dijelaskan oleh kehadiran mereknya, karena produsen ponsel pintar banyak menempatkan iklan merek serta ketersediaan toko ritel dan layanan offline.
Selain itu, dengan diskon yang diberikan pada perangkatnya pasca peluncuran, membuatnya tampak seperti tawaran yang bagus, yang menarik lebih banyak pelanggan untuk membeli smartphone mereka, seperti seri Samsung Galaxy S20 FE dan Samsung Galaxy S23 .
Sementara itu, Apple kini telah menjadi merek smartphone terbesar ke-2 di Asia, yang dapat dikaitkan dengan merek tersebut yang semakin memperluas kehadirannya di Asia. Dengan kepergian Huawei, pemilik flagship Huawei sebelumnya mungkin lebih memilih iOS dari pada Android karena kesamaan iOS dengan sistem operasi EMUI Huawei sebelumnya, sehingga beralih ke iPhone.
Dan dengan diperkenalkannya diskon pelajar ke pasar Asia yang sedang berkembang seperti Malaysia dan Vietnam, juga membantu memperluas pangsa pasar merek tersebut. Dengan demikian hal ini juga bisa mendongkrak kinerja pasar.
Sementara itu, Xiaomi, Oppo, dan Vivo belum meluncurkan perangkat apa pun untuk pasar global selama Februari, dan dengan stagnasi pasar ponsel pintar Tiongkok, pasar global di luar Tiongkok seharusnya menjadi fokus utama merek ponsel pintar Tiongkok tersebut.
Baru minggu ini, Xiaomi baru saja meluncurkan seri Xiaomi 13 untuk pasar global dengan langganan Google One gratis selama 6 bulan yang mencakup fitur-fitur seperti Google Pixel Magic Eraser.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
