
Kepala BP BUMN, Dony Oskaria. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com – Pemerintah dipastikan akan ikut terlibat dalam penyelesaian utang proyek kereta cepat Whoosh. Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria menegaskan, campur tangan negara diperlukan agar operasional dan kondisi finansial Whoosh tetap berkelanjutan.
Menurut Dony, publik tidak perlu terjebak pada mekanisme penyelesaian utangnya, melainkan fokus pada bagaimana Whoosh bisa terus sustain ke depan. Keberlanjutan tersebut mencakup dua aspek utama, yakni operasional dan finansial.
“Jangan terjebak kepada how-nya. Penyelesaian itu bagaimana kemudian Whoosh ini sustain ke depan. Sustain itu baik secara operasional maupun secara finansial,” ujar Dony saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (28/4).
Ia menjelaskan, dari sisi operasional, Whoosh dinilai sudah memberikan dampak ekonomi positif dan mampu menjalankan layanan dengan pendapatan sendiri. Artinya, bisnis inti transportasi kereta cepat tersebut sudah berjalan baik.
Namun persoalan utama berada pada struktur pendanaan proyek yang sejak awal dinilai memiliki porsi utang lebih besar dibanding modal sendiri atau equity. Hal inilah yang kini tengah dicarikan jalan keluar.
“Secara finansial selama ini Whoosh itu dibuatkan dengan equity yang kurang, modal kita kurang, yang besar hutangnya. Sehingga ini yang kita selesaikan,” jelasnya.
Dony menilai, apabila seluruh beban utang dibebankan kepada operator kereta api, yakni PT Kereta Api Indonesia atau KAI semata, maka dikhawatirkan justru mengganggu keberlanjutan usaha ke depan. Karena itu, pemerintah harus hadir dalam skema penyelesaian tersebut.
“Mau tidak mau tentu harus ada keterlibatan pemerintah di dalam penyelesaian ini. Karena kalau dibebankan kepada kereta api (PT KAI) saja, tentu kereta api tidak cukup untuk menanggung beban finansialnya,” tegasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan pemerintah merupakan bentuk keberpihakan terhadap pengembangan transportasi massal di tanah air. Selain itu, langkah tersebut juga ditujukan agar PT KAI tetap sehat dan berkelanjutan secara bisnis.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
