
Ilustrasi kebersamaan keluarga/freepik
JawaPos.com-Beberapa orang memutuskan untuk berkeluarga dengan mengandalkan dua sumber penghasilan atau dual income, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Namun tidak sedikit juga keluarga yang hidup dengan satu sumber penghasilan atau single income.
Menjadi keluarga dengan single income kadang bukan merupakan pilihan, melainkan suatu kondisi yang harus dijalani.
Misalnya saat salah satunya harus mengalami PHK, memilih fokus mengurus anak, ataupun memiliki keterbatasan fisik dan kesehatan yang membuat mereka sulit untuk bekerja.
Namun, memiliki double income tidak selalu menjamin tercapainya kebebasan finansial, begitu pula dengan single income bukan berarti mereka tidak mampu mencukupi kebutuhan keluarga .
Oleh karena itu, merangkum informasi dari laman satuterpenting.com dan blubybcadigital.id berikut cara mengatur keuangan keluarga dengan pendapatan single income, termasuk bagaimana cara melindungi pencari nafkah dari risiko yang tidak terduga selama bekerja.
Rancang anggaran bulanan sesuai kondisi
Catat semua pendapatan yang bisa dihasilkan dan pengeluaran rutin. Mulai dari kebutuhan pokok, belanja bulanan, tagihan, hiburan, dan tabungan. Merancang anggaran bulanan dapat membantu anda mengetahui pos-pos pengeluaran dan menyesuaikan dengan pendapatan yang diterima setiap bulan.
Sesuaikan gaya hidup
Hidup dengan single income artinya hanya satu orang yang bekerja dan menghasilkan uang. Jika sebelumnya penghasilan anda dobel (dual income), maka anda perlu menyesuaikan pola pengeluaran agar sesuai dengan kondisi baru. Prioritaskan kebutuhan pokok terlebih dahulu baru kemudian kebutuhan pribadi supaya pengeluaran tetap terkontrol.
Mulai berinvestasi
Selain menabung, penting juga untuk berinvestasi agar tetap bisa mencapai financial freedom meskipun hanya mengandalkan satu sumber pendapatan. Sisihkan bonus, THR, atau sisa dari hasil penghematan harian untuk berinvestasi jangka pendek. Investasi jangka pendek berpotensi menambah aset anda secara bertahap.
Evaluasi pengeluaran harian
Catat setiap pengeluaran harian untuk memberikan bukti yang jelas kemana uang anda digunakan. Anda bisa mencatatnya secara manual maupun menggunakan aplikasi keuangan untuk memantau secara otomatis. Kemudian, di akhir bulan lakukanlah evaluasi supaya anggaran bulan berikutnya lebih efisien.
