
Booth Bank Emas di BSI International Expo 2025. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Bisnis bullion PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) tumbuh solid hingga kuartal II 2025. Pembelian emas melesat lebih dari empat kali lipat. Sejalan dengan fungsi hedging (lindung nilai) dari instrumen investasi logam mulia itu.
Sejak diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025 lalu, transaksi pembelian emas di BSI melonjak 441 persen secara Year-on-Year (YoY) hingga Juni 2025. "Saat ini emas batangan sangat diminati oleh masyarakat. Sebab, sifatnya yang safe haven dan wealth protector," SVP Corporate Secretary and Communication BSI Wisnu Sunandar, Kamis (7/8).
Total gramasi pembelian emas di BSI mencapai 693 kilogram. Sementara total transaksinya mencapai 238 ribu kali. Di tengah situasi ekonomi saat ini, potensi bullion bank sangat besar.
"Sekarang tinggal bagaimana demand perlu ditingkatkan. Karena emas mendukung daya tahan moneter dan fiskal sebuah negara, sekaligus wealth protector untuk masyarakat," imbuhnya.
Wisnu menjelaskan, BSI fokus memperkuat inklusi bank emas. Agar masyarakat mudah mendapatkan logam mulia secara fisik maupun digital. Seiring literasi masyarakat yang meningkat dan memahami kegunaan emas.
"Menurut kami yang perlu diperkuat adalah inklusinya. Karena emas sudah dipakai sejak dulu jadi membeli emas bukan hal yang asing lagi di masyarakat. Dan bank emas bisa memfasilitasi masyarakat untuk membeli emas dalam jumlah kecil," jelasnya.
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin menuturkan, bullion bank muncul dari kebutuhan masyarakat yang ingin menyimpan emas secara bertahap. Simpanan emas kini makin menarik. Karena ada tuntutan dari masyarakat yang ingin bisa menyimpan atau menabung dalam bentuk emas.
Secara syariah, penyimpanan emas dalam bentuk cicilan diperbolehkan. Karena emas dianggap sebagai komoditas. Namun, penting memastikan perlindungan agar layanan bank emas bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat.
"Emas jadi simpanan dan jaminan dalam mengatur sistem keuangan kita. Ini akan memperkuat keuangan dan kita sudah memulai era ekonomi syariah dan menghidupkan muamalah yang sempat hilang," jelasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
