Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 September 2026 | 04.15 WIB

Baitul Arqom Jember dan Jejak Empat Generasi Santri Alumni Gontor

Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember K.H. Izzat Fahd (kanan) ikut memberikan keterangan terkait sejarah pesantrennya. - Image

Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember K.H. Izzat Fahd (kanan) ikut memberikan keterangan terkait sejarah pesantrennya.

JawaPos.com - Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung, Jember, Jawa Timur, memiliki sejarah panjang dalam perkembangan pendidikan Islam di kawasan Tapal Kuda.

Didirikan pada 1959 oleh K.H. Abdul Mu’id Sulaiman, Baitul Arqom disebut sebagai pesantren pertama di Indonesia yang didirikan oleh alumni Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor.

Dalam proses pendiriannya, K.H. Abdul Mu’id Sulaiman dibantu Kiai Mahin Ilyas dan Kiai Djawahir Abdul Muin. Ketiganya turut meletakkan fondasi awal berdirinya lembaga pendidikan tersebut.

Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom Jember saat ini, K.H. Izzat Fahd, mengatakan hubungan Baitul Arqom dengan Gontor tidak hanya berkaitan dengan kelembagaan, tetapi juga sanad keilmuan dan semangat perjuangan yang telah berlangsung selama empat generasi.

“Pengakuan bahwa Baitul Arqom merupakan pesantren alumni Gontor pertama bukan klaim sepihak dari kami, melainkan disampaikan langsung oleh dzuriat pendiri Gontor KH. Ahmad Hidayatulah Zarkasyi, begitu juga KH. Akrim Mariyat dan Alm. KH. Samsul Hadi Abdan. Nilai-nilai, sistem KMI, hingga Panca Jiwa Gontor telah menjadi ruh pendidikan di Baitul Arqom sejak awal berdiri hingga saat ini,” ujar K.H. Izzat Fahd dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Hubungan tersebut juga terlihat dari tradisi pendidikan keluarga pendiri yang berlangsung lintas generasi. K.H. Abdul Mu’id Sulaiman tercatat sebagai alumni KMI Gontor lulusan 1943.

Generasi berikutnya, K.H. Masykur Abdul Mu’id, menyelesaikan pendidikan di KMI Gontor pada 1968. Kemudian K.H. Izzat Fahd dan H. Ismat Syauqi melanjutkan pendidikan di KMI Gontor dan masing-masing lulus pada 2002 dan 2004.

Pada generasi berikutnya terdapat Basma Tania, alumni Mantingan 2019, serta Haekal Nawafie yang saat ini menempuh jenjang Calon Pelajar (Capel) di Gontor.

Sejumlah cucu K.H. Abdul Mu’id Sulaiman lainnya juga menempuh pendidikan di PP Baitul Arqom. Di antaranya Iffat Maimunah dan Muhammad Imaduddin yang merupakan alumni Madrasatul Mu’allimin wal Mu’allimat Al-Islamiyah (MMI/MMaI) Baitul Arqom.

Sementara itu, Azmi Farhadi dipersiapkan menempuh pendidikan kedokteran untuk mendukung pengembangan kader lembaga pada fase berikutnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore