
PENUH GAGASAN: Lutmainah (kanan) ketika mendatangi warga agar mau membangun toilet sehat.
Fasilitas toilet sehat harus memenuhi standar, yakni memiliki sistem buangan yang sehat pula. Masih banyaknya warga yang mengalirkannya ke sungai menggugah Puskesmas Wonokromo untuk menggagas terobosan unik berupa cicilan jamban.
OKKY PUTRI RAHAYU
TINGGAL di wilayah perkotaan, tidak semua warga melek pengetahuan lingkungan. Setidaknya, di wilayah Wonokromo masih ada 175 rumah tangga yang memiliki jamban sehat. Empat tahun lalu jumlah keluarga yang belum memiliki jamban sehat jauh lebih banyak. Namun, karena gebrakan Puskesmas Wonokromo, jumlah tersebut terus-menerus berkurang.
Puskesmas sejak empat tahun lalu getol menggaungkan cicilan jamban. Melalui program itu, puskesmas menggalang pembangunan jamban sehat di setiap rumah. Untuk biaya, warga bisa mengangsurnya.
Setiap sistem pembuangan menghabiskan biaya rata-rata Rp 1–2 juta. Kala itu, modal pertama berasal dari salah seorang pegawai puskesmas, Lutmainah. Dia merogoh dompet hingga Rp 7 juta. Dia meminjamkannya secara sukarela.
Awalnya, Lutmainah prihatin dengan sungai di sekitar Wonokromo yang kotor. Setelah ditelusuri, sungai tersebut selama ini menjadi muara dari sistem buangan toilet warga. Padahal, permukiman di Kecamatan Wonokromo tidak tergolong kumuh. Rumah-rumah warga sudah memenuhi standar. Berdinding tembok dan berlantai keramik. Bahkan, bisa dipastikan toilet mereka bagus. ’’Toiletnya bagus-bagus. Tapi, yo ngono, pipanya langsung tembus ke sungai,’’ ujar perempuan yang akrab disapa Bu Lut tersebut.
Memang, kesadaran kebersihan lingkungan dari warga tergolong rendah. Mereka seolah tidak peduli dengan buangan toilet yang dapat mencemari sungai. Lutmainah langsung menggerakkan warga untuk melek kepedulian lingkungan. Kader-kader dari warga pun digandeng untuk menyukseskan program tersebut.
Salah satunya Endah Retnowati, ketua Kelurahan Siaga (Kelsi) Wonokromo. Kala itu, dia sampai memberikan contoh sederhana demi menggugah kesadaran warga. Misalnya, memasukkan sedikit bahan pengotor ke dalam segelas air bersih. Setelah ditambahkan obat penjernih, dia langsung menawarkan ke warga apakah ada yang bersedia meminum air tersebut.
Hal itu juga terjadi manakala sungai terus dikotori. Apalagi, selama ini, air adalah sumber bahan baku bagi PDAM Surabaya. Warga yang tergugah langsung mendaftarkan diri dan mengikuti cicilan jamban. Sebagian besar memang terbentur masalah ekonomi. Program cicilan itu pun dianggap meringankan biaya yang harus mereka tanggung.
Besaran cicilan warga bahkan tidak dipatok. Disesuaikan dengan kemampuan warga. Rp 20 ribu boleh, Rp 100 ribu juga boleh. Mereka yang mengikuti program itu juga tidak dipaksa melunasinya pada batas waktu tertentu. Tak heran, ada yang belum mampu melunasinya hingga sekarang.
Suka duka berjalannya program tersebut paling banyak dirasakan Upik Astuti, salah seorang kader sanitasi yang mengurusi cicilan. Macetnya cicilan dari warga memaksa beberapa warga lainnya sabar antre untuk menunggu giliran pembangunan. ’’Kalau saya dateng, ada yang marah, ada yang ngumpet. Macem-macem,’’ ujarnya, lalu tersenyum.
Menghadapi warga yang demikian, Upik mau tidak mau bersabar. Bahkan, tiap kali keluar rumah, kini dia selalu membawa kuitansi. Alasannya, jika sewaktu-waktu bertemu dengan warga, dia langsung bisa menagih cicilan.
Meskipun demikian, Upik dan kader warga lainnya tidak henti-henti menggugah warga untuk mengikuti program tersebut. Tahun ini bahkan enam warga sudah tak sabar menanti gilirannya untuk memiliki toilet sehat sesuai dengan standar. (*/c19/git/sep/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022