Pelatih Spanyol Luis de la Fuente bersama Nico Williams dan Lamine Yamal setelah laga final UEFA Euro 2024 melawan Inggris di Olympiastadion, Berlin, pada 14 Juli 2024. (AFP/ODD ANDERSEN)
JawaPos.com - Pelatih Spanyol Luis de la Fuente menyingkapkan kunci sukses Spanyol menjuarai Euro 2024, yakni sikap para pemain yang selalu mempercayai dia dan keputusan-keputusannya, dikutip dari ANTARA.
Untuk itu pula dia berterima kasih kepada para pemainnya karena berhasil menjuarai Piala Eropa 2024 untuk keempat kalinya yang merupakan rekor di Eropa.
De la Fuente menggantikan Luis Enrique setelah Spanyol tersingkir pada 16 besar Piala Dunia 2022.
Awalnya banyak yang meragukan apakah pelatih berusia 63 tahun itu memiliki pengalaman atau kualitas dalam membawa La Roja mengakhiri paceklik trofi selama satu dekade.
Setelah kekalahan memalukan dalam kualifikasi Euro 2024 dari Skotlandia pada Maret 2023 dalam pertandingan keduanya sebagai pelatih, media Spanyol menyatakan pelatih yang pernah menangani tim muda Spanyol itu bahkan mungkin sudah berada di ambang dipecat.
Baca Juga: Jika Anda Ingin Sukses dan Maju dalam Hidup, Ucapkan Selamat Tinggal pada 7 Kebiasaan Pagi Ini
Namun sejak itu Spanyol pulih seketika dan tidak pernah kalah dalam pertandingan kompetitif.
Mereka mengalahkan juara bertahan Italia, tuan rumah Jerman, dan salah satu favorit juara Prancis dalam perjalanan ke final Euro 2024, di mana mereka membungkam Inggris 2-1.
"Saya yakin pemain-pemain saya percaya kepada saya. Selama satu setengah tahun mereka tak pernah salah," kata De la Fuente kepada wartawan seperti dikutip AFP pada Senin (15/7).
“Satu-satunya hal yang saya khawatirkan adalah apakah para pemain percaya kepada saya dan yakin dengan apa yang kami katakan."
“Kini yang kami dapatkan adalah kebahagiaan tak terhingga, kebanggaan, dan menikmati momen ini."
De la Fuente mengaku bangga kepada timnya, yang luas dianggap sebagai yang terbaik dalam Piala Eropa.
Baca Juga: Penggemar Spanyol Ramaikan JMP Konvoi Juara Piala Eropa di Ambon
"Pemain-pemain ini bisa terus berkembang dan berkembang karena mereka tidak bosan, terus bersaing, berusaha menang, membuat Anda bangga," kata De la Fuente.
"Saya turut berbahagia untuk negara saya, untuk Spanyol, atas kegembiraan yang kami buat dan saya harap rakyat merasakan kebanggaan yang sama."
Spanyol kini memiliki tim yang dalam beberapa aspek berbeda dari tim haus penguasaan bola ketika menjuarai Piala Dunia 2010, Euro 2008, dan Euro 2012.
Baca Juga: Inilah 8 Tanda Anda Memiliki Intuisi yang Unik dan Kuat, Menurut Psikologi
Tim saat ini memiliki kemampuan serangan balik yang cepat pada diri pemain-pemain sayap seperti Nico Williams dan Lamine Yamal, namun secara teknis masih berbakat dan kuat dalam menguasai bola.
"Kami setia pada ide yang digulirkan pemain dan itu dipahami dengan luar biasa," kata De la Fuente.
Dia juga menyebut Spanyol kini memiliki fleksibilitas dan solid di semua lini.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
