
Gelandang Kroasia #10 Luka Modric (tengah) bereaksi pada akhir pertandingan sepak bola Grup B UEFA Euro 2024 antara Kroasia dan Italia di Stadion Leipzig di Leipzig pada Senin (24/6/2024).
JawaPos.com - Gelandang timnas Kroasia Luka Modric mengatakan bahwa, "sepak bola terkadang kejam" ketika timnya kembali gagal meraih poin penuh di Euro atau Piala Eropa 2024 Jerman setelah ditahan 1-1 Italia pada laga terakhir Grup B di Red Bull Arena, Leipzig, Selasa dini hari WIB, dikutip dari ANTARA.
Modric sempat membawa Kroasia unggul 1-0 pada menit ke-54 ketika ia membalaskan kesalahannya setelah gagal mengeksekusi penalti, dengan membawa Vatreni unggul melalui tendangan jarak dekatnya seusai memanfaatkan bola tepisan Gianluigi Donnarumma yang gagal mengamankan dengan baik sundulan Ante Budimir.
Namun, pada menit-menit akhir tepatnya pada menit ke-90+8, kemenangan yang di depan mata pupus ketika Mattia Zaccagni sebagai pemain pengganti menaklukkan Dominik Livakovic dan membawa Azzurri memetik satu poin penting yang mengantarkan mereka lolos ke 16 besar menemani Spanyol.
Sementara itu, ungkapan yang sama juga dikatakan pelatih Kroasia Zlatko Dalic yang hanya mengucapkan selamat atas perjuangan anak-anak asuhnya yang masih belum dapat berakhir manis.
"Menit terakhir Albania, menit terakhir hari ini. Saya hanya bisa memberi selamat kepada para pemain atas perjuangan, kemauan, pengorbanan yang mereka tunjukkan," kata pelatih 57 tahun itu.
"Kami gagal mengeksekusi dua penalti, kami kebobolan dua gol di masa tambahan waktu, itulah yang terjadi," tambahnya.
Baca Juga: Mulai Dari Aries Hingga Capricorn, Berikut Zodiak Perempuan yang Dinilai Memiliki Keegoisan Tinggi
"Terima kasih kepada orang-orang yang menyemangati kami, saya minta maaf kepada mereka, saya sangat kecewa karenanya itu," lanjutnya.
Berkat hasil ini, Kroasia mengakhiri Grup B di posisi ketiga dengan dua poin dan selisih gol minus tiga.
Peluang mereka menuju ke fase gugur masih ada, tetapi sangat tipis karena harus menunggu kepastian hasil laga Denmark, Slovenia, dan Serbia dari Grup C serta Ceko dan Georgia dari Grup F.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
