
Yoo Hae Jin dalam konferensi pers untuk film The Assassin(s) di COEX Megabox, Seoul (8/9) (Yonhap)
Perlindungan terhadap Yoo Hae Jin menyusul meningkatnya ancaman terkait film 'The Assassin(s)' yang dibintanginya, yang memicu reaksi keras akibat dugaan distorsi sejarah.
Kantor Polisi Seongbuk Seoul telah memberi Yoo Hae Jin sebuah jam tangan pintar, dan mendaftarkannya ke sistem darurat 112.
Polisi juga meningkatkan patroli di sekitar kediamannya. Namun, langkah-langkah ini tidak termasuk menugaskan petugas khusus untuk sang aktor.
Seorang pejabat kepolisian mengatakan bahwa langkah-langkah perlindungan dapat diambil jika terdapat alasan untuk mengantisipasi potensi bahaya.
Baca Juga:Agensi Yoo Hae Jin Angkat Suara Perihal Demo di Depan Kediaman Aktor Terkait Film The Assassin(s)
Adapun Yoo Hae Jin menghadapi kritik dari kalangan konservatif terkait perannya dalam film 'The Assassin(s)'.
'The Assassin(s)' sebuah film yang menggambarkan peristiwa pembunuhan Ibu Negara saat itu, Yuk Young Su yang merupakan istri mendiang mantan Presiden Park Chung Hee pada tahun 1974.
Dikutip dari Korea Times, kelompok-kelompok konservatif sangat mengkritik film karena dianggap menyiratkan keterlibatan Park Chung Hee dalam kematian istrinya, alih-alih menyoroti sang pembunuh, Moon Se Kwang, yang dinyatakan bertanggung jawab atas penembakan itu.
Kelompok masyarakat sipil konservatif menggelar unjuk rasa di depan kediaman Yoo di Seoul bagian utara menuntut agar film itu ditarik dari bioskop serta mendesak adanya permintaan maaf dari sang aktor, rekan-rekan sesama pemeran, dan kru produksi.
Para pengunjuk rasa juga menggelar aksi di depan kantor pusat Burger King di pusat kota Seoul pada hari yang sama.
Yoo sebelumnya sempat tampil dalam iklan waralaba, namun perusahaan mengkonfirmasi pada hari Selasa bahwa mereka telah mengakhiri kontrak jangka pendek dengan sang aktor seraya menyatakan bahwa hal itu tidak terkait dengan kontroversi film.
Ko Beom Seok selaku Kepala Kepolisian Metropolitan Seoul mengatakan bahwa polisi akan mengambil tindakan tegas terhadap ancaman yang menargetkan Yoo.
Pernyataan Ko menyusul seruan Menteri Kebudayaan Chae Hwi Young, agar polisi meningkatkan langkah-langkah keamanan bagi mereka yang terlibat dalam film itu dan mengambil tindakan tegas.
Sebelumnya pada hari Selasa, sebuah kelompok masyarakat menggelar unjuk rasa di pusat kota Seoul, mendesak perusahaan-perusahaan lokal untuk membatalkan kontrak iklan mereka dengan Yoo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022