
Jenazah Kanaya Whu dimakamkan di tempat kelahirannya, Tasikmalaya. (Instagram: kanayawhu)
JawaPos.com - Kepergian Kanaya Whu untuk selama-lamanya kembali kepada Sang Pencipta meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga dan para sahabat yang ditinggalkan, tapi juga bagi dunia musik Sunda.
Penyanyi yang dikenal sebagai vokalis MK9 atau Emka 9 itu meninggal dunia pada Minggu (13/9) setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Kanaya mengembuskan napas terakhir setelah sempat berjuang melawan penyakit kanker. Jenazahnya kemudian dimakamkan di Kabupaten Tasikmalaya, daerah tempat kelahirannya, tadi siang. Kabar tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melalui media sosial.
Bagi banyak orang, nama Kanaya Whu kini tidak bisa dilepaskan dari lagu-lagu bernuansa Sunda. Suaranya kerap terdengar ketika MK9 tampil dalam berbagai kegiatan budaya dan agenda Dedi Mulyadi di sejumlah daerah di Jawa Barat.
Namun, perjalanan Kanaya hingga akhirnya dikenal sebagai penyanyi lagu Sunda ternyata tidak berlangsung instan. Ada proses adaptasi serius yang harus dilaluinya ketika pertama kali bergabung dengan MK9.
Kanaya Whu memiliki nama lengkap Kanaya Whulan. Ia lahir pada 1991 dan menghabiskan masa pendidikan dari jenjang SD hingga SMA di Jakarta.
Latar belakang tersebut ternyata menjadi tantangan tersendiri ketika Kanaya mulai dipercaya sebagai vokalis MK9. Ia harus membawakan lagu-lagu berbahasa Sunda, sementara dirinya tumbuh besar di lingkungan Jakarta.
Dalam sebuah obrolan mengenai pengalamannya bersama MK9, Kanaya mengakui dirinya sempat mengalami kesulitan ketika harus menyanyikan lagu berbahasa Sunda.
Seiring berjalannya waktu, tantangan tersebut justru menjadi bagian dari proses yang membuat kemampuan bernyanyinya jadi semakin matang.
Kanaya akhirnya mampu membawakan lagu-lagu Sunda dengan karakter vokal yang menjadi ciri khasnya. Ia juga memahami bahwa lagu-lagu yang dibawakan bukan sekadar persoalan nada dan lirik, tetapi membutuhkan penghayatan tingkat tinggi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022