
Danielle (x @popempirex)
JawaPos.com – Perselisihan antara ADOR dan Danielle kembali memasuki babak baru. Dalam sidang kelima gugatan ganti rugi yang digelar di Seoul Central District Court pada 10 September, kedua pihak terlibat perdebatan mengenai proses penilaian kerugian serta sejauh mana dokumen terkait harus dibuka.
Perkara ini berkaitan dengan gugatan ADOR terhadap Danielle, ibunya, dan mantan CEO ADOR Min Hee-jin.
Salah satu persoalan utama adalah bagaimana menghitung potensi pendapatan yang disebut hilang akibat aktivitas NewJeans yang tidak berjalan seperti biasanya.
Pihak Danielle meminta agar materi yang diberikan ADOR kepada pihak penilai juga dapat diperiksa untuk memastikan proses perhitungan berlangsung secara akurat.
Namun, ADOR menilai sebagian dokumen mengandung informasi rahasia perusahaan sehingga pengungkapan secara rinci berpotensi menimbulkan risiko.
Rencana aktivitas NewJeans turut menjadi bahan perdebatan. Pihak Danielle mempertanyakan apakah ADOR benar-benar memiliki kemampuan dan rencana konkret untuk menjalankan aktivitas grup apabila kontrak eksklusif tetap berjalan.
Mereka meminta dokumen terkait rencana kegiatan tersebut dibuka agar dapat diverifikasi. ADOR membantah bahwa rencana tersebut tidak tersedia dan menilai informasi mengenai aktivitas mendatang seharusnya disampaikan melalui prosedur komunikasi publik yang berlaku.
Menurut laporan Dispatch, pengadilan menilai kesiapan aktivitas aktual dapat diperiksa terlebih dahulu melalui data yang sudah tersedia, termasuk kemungkinan adanya biaya seperti pengerahan tenaga kerja yang tercatat dalam laporan keuangan.
Pengadilan kemudian akan mempertimbangkan apakah dokumen tambahan memang perlu diserahkan. Hakim juga meminta kedua pihak bekerja sama agar proses penilaian kerugian tidak mengalami keterlambatan.
Pengadilan turut meminta ADOR memperjelas cakupan kerugian yang dituntut. Salah satunya adalah membedakan kontrak iklan yang tetap berjalan dan kontrak yang dihentikan setelah muncul deklarasi mengenai pengakhiran kontrak eksklusif NewJeans.
Pengadilan juga ingin memastikan apakah tindakan aktivitas independen dapat dikategorikan sebagai bentuk penolakan menjalankan kewajiban kontrak serta apakah kerugian yang diklaim terhadap Danielle benar-benar disebabkan oleh tindakan individu atau keputusan seluruh anggota NewJeans.
Perkara tersebut masih berlanjut dan belum menghasilkan putusan akhir mengenai besaran maupun tanggung jawab kerugian.
Sidang berikutnya akan berlangsung pada 22 Oktober 2026. Perkembangan perkara ini pun masih menjadi perhatian karena hasilnya berpotensi memengaruhi persoalan hukum dan aktivitas para pihak yang terlibat dalam konflik ADOR dan NewJeans.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022