
Nanda Persada akui bantu klarifikasi skandal perselingkuhan artis inisial S. (Instagram: nandapersada)
JawaPos.com - Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah yang semula berfokus pada masalah hak asuh anak dan nafkah pascacerai kini berkembang ke isu yang lebih luas. Polemik tersebut bahkan merembet ke dugaan perselingkuhan hingga isu kesehatan terkait HIV Ruben, meski tuduhan tersebut telah dibantah melalui dokumen medis yang disampaikan pihak pengacaranya.
Situasi yang semakin memanas ini mendapat sorotan dari manajer artis Nanda Persada. Menurutnya, arah permasalahan sudah bergeser jauh dari substansi awal dan berpotensi memberikan dampak buruk, terutama bagi anak-anak Ruben dan Sarwendah.
"Kalau aku lihatnya ini substansinya sudah geser ini. Dari awalnya tentang asuh anak, jadi melebar ke mana-mana. Dan sebenarnya kan ini yang dikhawatirkan dari awal karena efeknya pasti tidak bagus buat anak-anak," ujar Nanda Persada.
Nanda menilai persoalan yang menjadi penyebab perceraian semestinya tidak lagi diperdebatkan di ruang publik. Ia mengingatkan bahwa Ruben Onsu dan Sarwendah telah resmi berpisah dan kini masing-masing menjalani kehidupan sendiri. Karena itu, menurutnya, perhatian seharusnya tetap tertuju pada masalah kepentingan anak.
"Apa pun itu alasannya soal penyebab dari perceraian Ruben dan Sarwendah, itu kan sudah lewat ya. Mereka sudah bercerai, sudah punya kehidupan masing-masing dan konsennya kan soal hak asuh anak. Sekarang akhirnya jadi melebar ke mana-mana, itu sangat disayangkan," katanya.
Ia juga menyoroti dampak jangka panjang yang bisa dirasakan anak-anak akibat sejumlah tudingan dan pernyataan yang beredar di ranah publik. Menurut Nanda, jejak digital akan selalu dapat diakses sehingga berpotensi memengaruhi psikologis anak-anak mereka di masa mendatang.
"Apa pun itu, apalagi anak-anak pasti melihat jejak digital sama postingan-postingan dari orang tuanya. Sebenarnya bukan saat yang tepat untuk membongkar-bongkar masa lalu terkait penyebab dari perceraian, apa pun itu," ujarnya.
Lebih lanjut, Nanda menilai persoalan rumah tangga merupakan ranah privat yang tidak seharusnya menjadi konsumsi publik secara berlebihan. Ia pun mempertanyakan manfaat dari saling membuka masa lalu yang justru dinilai tidak memberikan dampak positif bagi siapa pun.
"Itu sangat privacy sebenarnya, untungnya juga buat apa gitu buat anak-anak? Apakah itu bagus? Sudah pasti nggak. Buat masyarakat, apakah ini berfaedah dan bagus? Nggak juga," lanjutnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
