Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Agustus 2026 | 18.43 WIB

Konflik Memuncak Akibat Pihak Sarwendah Dinilai Salah Langkah

Artis Sarwendah. (Instagram: sarwendah29) - Image

Artis Sarwendah. (Instagram: sarwendah29)

JawaPos.com - Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, menilai konflik yang terjadi antara kliennya dengan mantan istrinya, Sarwendah, semakin memanas, bahkan memuncak, karena adanya salah langkah dari pihak Sarwendah. Menurutnya, persoalan yang terjadi seharusnya dapat diselesaikan melalui komunikasi dengan kliennya, tapi malah justru dibawa ke ranah publik.

Pernyataan tersebut disampaikan Minola saat memberikan klarifikasi terkait polemik yang belakangan terus bergulir. Ia menegaskan, persoalan mengenai anak maupun urusan pascaperceraian sebenarnya sudah memiliki mekanisme yang diatur dalam akta kesepakatan yang telah disepakati oleh kedua belah pihak.

"Ini masalah simpel saja ya sebenarnya. Kalau terkait masalah bagaimana mekanisme yang berhubungan dengan anak-anak dan hal-hal yang lain, itu kan tinggal dijalankan sesuai dengan akta 39," ujar Minola Sebayang.

Menurut Minola, seluruh ketentuan mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak sudah tercantum dalam akta tersebut. Namun, ia menilai pelaksanaannya tidak mengacu pada kesepakatan yang telah dibuat.

"Sudah ada panduannya di akta 39 itu. Tapi itu tidak dilakukan dan lebih mengedepankan egonya. Yang dijalankan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh S yang tidak merujuk kepada akta 39," lanjutnya.

Salah satu hal yang disoroti Minola adalah ketika pihak Sarwendah menggelar konferensi pers terkait rumah didatangi debt collector. Menurutnya, persoalan tersebut semestinya lebih dulu dikomunikasikan langsung kepada Ruben Onsu, bukan disampaikan ke publik.

"Kalau ada apa-apa harusnya dikomunikasikan. Ini malah disampaikan ke masyarakat itu ada debt collector, bukan disampaikan kepada orang yang bersangkutan," katanya.

Minola berpendapat, penyampaian kepada publik justru berpotensi menimbulkan kesan ingin mempermalukan Ruben Onsu.

"Kalau disampaikan ke masyarakat, memangnya bisa selesai? Disampaikan ke masyarakat bukan mau mencari penyelesaian, tapi ingin membuat Ruben malu jika itu benar. Itu hanya ingin mempermalukan Ruben," ucapnya.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore