
Hearts2Hearts. (Soompi)
JawaPos.com - Tak butuh waktu lama, girlgrup Korea Hearts2Hearts baru saja mencapai angka 100 juta penayangan untuk pertama kalinya di YouTube dengan RUDE!
Dilansir dari Soompi, Sabtu (23/5), mereka selalu memiliki pesona serta bakat luar biasa yang tak perlu diragukan lagi.
Baru saja debut, pada tanggal 22 Mei sekitar pukul 6 pagi KST, video musik Hearts2Hearts untuk lagu hit mereka RUDE! melampaui 100 juta penayangan di YouTube.
Hal ini pun membuktikan video musik pertama grup tersebut disukai penggemar hingga yang mencapai jumlah penayangan fantastis.
Seperi yang diketahui, Hearts2Hearts pertama kali merilis video musik untuk "RUDE!" pada tanggal 20 Februari pukul 6 sore KST.
Dalam waktu dingkat, mereka membutuhkan waktu sekitar 90 hari dan 12 jam untuk mencapai angka 100 juta penayangan.
Hearts2Hearts memulai debut mereka awal tahun ini pada tanggal 24 Februari dengan singel pertama bertajuk The Chase, ini akan menandai comeback pertama dalam waktu sekitar empat bulan.
Memiliki anggota berbakat yaitu Jiwoo, Carmen, Yuha, Stella, Juun, A-na, Ian, dan Ye-on, grup ini melejit dalam waktu singkat.
Dengan visual serta bakat yang mereka miliki, grup ini berhasil debut pada 24 Februari 2025, disertai album singel pertama mereka, The Chase.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
