Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 8 Juni 2024 | 18.32 WIB

Sekuriti Pukul Anjing Selamatkan Anak Kucing, Robby Purba Meyakini Rekaman CCTV Momennya Berbeda

 

Seekor anjing penjaga di mal dipukul oleh sekuriti dan terekam kamera netizen.

 
JawaPos.com - Setelah kasus pemukulan terhadap anjing diduga dilakukan salah satu sekuriti Plaza Indonesia viral di media sosial, kini muncul rekaman kamera CCTV yang berusaha menjelaskan konteks peristiwa yang sesungguhnya. Berdasarkan video yang beredar, anjing yang dipukuli seorang sekuriti bernama Nasarius karena untuk menyelamatkan anak kucing yang sempat diterkam.
 
Robby Purba selaku orang yang ikut memviralkan kejadian ini menduga, rekaman kamera CCTV dan video pemukulan anjing yang diunggahnya sebelumnya merupakan dua momen berbeda.
 
"Mari analisa dua angle video yang berbeda. Teman-teman, yuk kita teliti baik-baik. Aku sayang sama kalian, pengen banget ngajak kalian lebih cinta sama hewan. Semoga ini bisa menjadi pencerahan ya," tulis Robby Purba dalam unggahannya di Instagram.
 
 
Pada unggahan berikutnya, Robby Purba memperlihatkan video rekaman CCTV menunjukkan area kejadian tidak dekat dengan besi penutup saluran. Sedangkan dalam video pemukulan yang dipersoalkannya sebelumnya, posisi anjing terlihat dekat sekali dengan besi penutup saluran.
 
Robby Purba juga mengunggah pesan dari seseorang yang menyatakan sudah menghubungi General Manager Plaza Indonesia dan diberi tahu bahwa kejadian itu memang benar-benar terjadi. Alhasil, kontrak dengan pihak vendor pun sudah diputus.
 
"Mereka tetap putusin kontrak. Karena habis urusan kucing, terus dipukul lagi. Anjingnya ada di K9 karena anjingnya punya K9. Mestinya dicek gedung-gedung dan security company karena ini cuma yang ketahuan. Kebayang yang lainnya," ujarnya.
 
Selain itu, masih dalam unggahan Robby Purba, sekuriti juga dianggap salah dalam hal cara menangani anjing atau tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. 
 
Plaza Indonesia bahkan diminta tidak menggunakan anjing untuk menjaga keamanan lokasi guna menghentikan aksi penyiksaan terhadap hewan. Dari pada menggunakan anjing, dianjurkan menggunakan alat detector yang saat ini sudah canggih.
 
"Tolong serahkan Fay ke yang credible dan mau pelihara dia dengan baik saja. Gak usah ada oknum penggiring opini atau melakukan pembelaan dari POV yang memang bukan kejadian yang sama," tandasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore