Soleh Solihun Komika Indonesia yang keluhkan penagihan pajak oleh DJP.
JawaPos.com – Komika Soleh Solihun akhirnya membuat Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Yustinus Prastowo buka suara terkait keluhannya soal penagihan pajak yang dialaminya.
Melalui unggahan di media sosial miliknya, Soleh Solihun mengaku dirinya telah ditagih secara terus menerus oleh pihak Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait penghasilannya dari YouTube miliknya.
Soleh Solihun menjelaskan bahwa dirinya sudah tidak lagi mendapatkan pendapatan dari YouTube sejak 2018 lalu.
“Sudah tiga kali diberi bukti dari halaman revenue akun YouTube saya bahwa saya dapat duit dari YouTube cuma 2 bulan di 2018,” tulisnya di akun media sosial X.
Menurutnya, akun miliknya telah ditangguhkan oleh pihak YouTube yang akhirnya membuat dirinya tidak mendapatkan penghasilan kembali.
Namun sayangnya, pihak DJP masih belum percaya mengenai hal tersebut, sehingga membuat dirinya tidak segan menyuruh pihak pajak untuk melakukan pemeriksaan kembali dengan menonton YouTube miliknya.
“Setelah itu akun adsense saya disuspend dan gak dapet duit lagi, orang pajak masih gak percaya juga. Padahal, krosceknya mudah. Tonton aja YouTube saya,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus (Stafsus) Menteri Keuangan, Sri Mulyani, Yustinus Prastowo akhirnya buka suara.
Dimana, stafsus Yustinus menjawab keluhan dari Soleh Solihun melalui akun X, pribadi miliknya.
Stafsus Kemenkeu menjelaskan pihaknya akan mencoba mengundang Soleh Solihun perihal keluhannya dengan tujuan untuk meminta klarifikasi kepada sang komika.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
