
Melody Nurramdhani Laksani saat menjelaskan konsep akademi JKT48 di Teater JKT48, Minggu (8/4).
JawaPos.com – Grup idola JKT48 ingin kembali ke masa kejayaan saat mereka baru muncul di Indonesia hingga 2014. Memasuki tahun ke-7, JKT48 melakukan perubahan besar melalui konsep Reboost. Bagi para member, saat ini JKT48 sudah ‘bubar’ dan harus memulai semuanya dari awal.
Salah satu fokus adalah menggairahkan lagi persaingan antar member JKT48 yang saat ini berjumlah 70 member (termasuk 14 generasi ke-6). Itulah kenapa, JKT48 ‘menyederhanakan’ lagi konsep tim yang saat ini yakni Tim J, Tim KIII, dan Tim T. Lantas, ada JKT48 Academy untuk menggembleng lagi member yang dirasa kurang performanya.
Lantaran masyarakat pahamnya JKT48 berisikan 48 member, maka tiga tim dibuat merefleksikan anggapan itu. Setiap tim segera dirombak dengan menjadikan masing-masing tim hanya berisikan 16 member. ’’Selama ini orang tahunya JKT48 ada 48 member,’’ ujarnya.
Itu berarti, akan ada perubahaan di Tim KIII yang dipimpin Viviyona Apriyani. Sebab, saat ini dihuni 20 member. Kelebihan 4 member. Sedangkan di Tim T yang dipimpin Ayana Shahab, justru kurang 1 member karena hanya ada 15 gadis. Untuk Tim J yang dipimpin Sisil, pas dengan 16 member.
Lantas, kapan perombakan Tim itu dilakukan? kepada JawaPos.com, Melody menyebut tidak lama lagi. Perombakan itu juga untuk menjawab teka-teki bagaimana dengan status Ayana Shahab. Seperti diketahui, Ayana saat ini double team di Tim KIII dan Tim T. ’’Akan dilakukan setelah lebaran,’’ terangnya.
Namun, untuk rentang waktu berada di masing-masing kelas sebenarnya sudah bisa dilihat gambarannya. Misalnya untuk yang berada di kelas A, memiliki kesempatan untuk naik ke Tim J, Tim KIII, atau Tim T tiap tiga hingga empat bulan sekali. Bergantung pada kapan handshake event digelar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bill Gates Puji AI Meta Milik Zuckerberg, Muse Dinilai Mampu Mengubah Cara Orang Bekerja
Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme, Indonesia Pimpin CTIF Council
Prediksi Skor Persib Bandung vs Melbourne Victory: Maung Bandung Menang di Si Jalak Harupat
Prediksi Skor Parma vs Udinese: I Gialloblù Bidik Kemenangan demi Keluar Zona Degradasi
Prediksi Skor Parma vs Udinese di Serie A: 6 Kekalahan Beruntun Jadi Ancaman Serius Tim Tamu
Sadisnya Dwi Bagus Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling
Prediksi Skor RANS Nusantara FC vs Kendal Tornado FC, Duel Ketat Tim Papan Atas Championship
Prediksi Skor Adelaide United vs Lion City Sailors: Duel Perebutan Posisi Puncak Grup F ACL Two
Prediksi Susunan Pemain Liverpool vs Chelsea: Joao Pedro Absen, Siap Andalkan Danny Welbeck
Tatap dan Peluk Dwi Bagus, Tangis Istri Sah Pecah saat Olah TKP Kasus Pembunuhan di Rumahnya

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022