
DWM dikembangkan untuk melengkapi, bukan menggantikan, pengelolaan sampah tersentralisasi melalui waste-to-energy (WTE). (ANTARA)
JawaPos.com - Pemerintah mengembangkan pengelolaan sampah terdesentralisasi atau Decentralized Waste Management (DWM), ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama sejumlah badan usaha.
Adapun yang terlibat diantaranya yakni PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI), PT Danantara Development Management Fund (DDMF), PT Rekayasa Industri (Rekind), serta PT Pertamina Power Indonesia (PNRE). Komitmen ini dimulai dari Bandung, dan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung.
Penandatanganan yang disaksikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) ini menjadi langkah awal pengembangan sistem pengelolaan sampah terdesentralisasi melalui koordinasi, penjajakan, pengkajian dan penilaian potensi DWM.
Dalam pengembangan tersebut, PLN EPI berperan sebagai calon pembeli atau penyerap produk hasil pengolahan DWM. Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan, program tersebut membuka peluang untuk memperluas sumber energi berbasis limbah sekaligus mendukung penyelesaian persoalan sampah melalui pendekatan ekonomi sirkular.
"Ketika sampah tidak lagi berhenti sebagai residu, tetapi masuk kembali ke dalam rantai nilai sebagai sumber daya dan energi, pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari solusi ketahanan energi sekaligus pembangunan lingkungan yang berkelanjutan," jelasnya, dikutip dari Antara, Senin (28/9).
PLN EPI akan menyampaikan kebutuhan dan spesifikasi indikatif produk serta melakukan penelaahan awal terhadap aspek teknis, kualitas, kuantitas, kontinuitas, logistik dan potensi pemanfaatannya sebagai bagian dari rantai pasok energi primer.
Hokkop mengatakan, DWM memiliki keterkaitan dengan upaya memperluas pemanfaatan sumber energi berbasis limbah.
PLN EPI selama ini telah mengembangkan rantai pasok biomassa untuk mendukung substitusi sebagian bahan bakar fosil pada pembangkit melalui program cofiring.
"Di PLN EPI, kita melakukan substitusi bahan-bahan fosil menjadi bahan-bahan berbasis hayati untuk kelangsungan energi kita melalui cofiring," kata Hokkop.
Hokkop menyebut PLN telah memanfaatkan sekitar 2,5 juta ton biomassa dalam satu tahun terakhir. Sekitar 99 persen biomassa tersebut berasal dari limbah agro.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022