Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 September 2026 | 19.45 WIB

Pembangunan Proyek PSEL Serang Raya Dimulai Akhir Tahun, Olah 1.161 Ton Sampah per Hari

Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri audiensi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Serang, Senin (7/9). (ANTARA) - Image

Gubernur Banten Andra Soni saat menghadiri audiensi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Serang, Senin (7/9). (ANTARA)

JawaPos.com - Gubernur Banten Andra Soni memastikan pembangunan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya akan dimulai pada akhir 2026 di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cilowong, Kota Serang, dengan kapasitas mengelola sampah mencapai 1.161 ton per hari.

"Kapasitas pengelolaannya mencapai 1.161 ton per hari dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2028 hingga 2029," kata Andra usai menghadiri audiensi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Serang, Senin (7/9).

Fasilitas ini dirancang untuk menampung sampah aglomerasi dari Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.

Proyek tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan serta komitmen Presiden Prabowo Subianto melalui program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) guna mencapai 100 persen sampah terkelola secara nasional pada 2029.

Andra menilai kehadiran PSEL menjadi solusi konkret untuk meninggalkan sistem pembuangan terbuka (open dumping) yang memicu darurat sampah. Provinsi Banten sendiri mendapatkan alokasi empat titik pembangunan PSEL berskala nasional.

Guna mempercepat proses konstruksi fisik, pemerintah daerah lintas wilayah dan pihak konsorsium telah menyepakati pembagian tugas persiapan. Terkait pembebasan lahan, Andra menyebutkan proses tersebut ditargetkan rampung bulan depan dan menjadi tanggung jawab penuh Pemerintah Kota Serang.

"Untuk proses pematangan lahan akan ditanggung bersama oleh Pemerintah Kabupaten Serang dan Pemerintah Kota Cilegon. Selain itu, titik suplai air dan kesepakatan pasokan 1.161 ton sampah per hari juga telah disetujui oleh seluruh wilayah aglomerasi," paparnya.

Direktur Utama PT Denera Fadli Rahman, mengungkapkan bahwa Serang Raya menjadi lokasi yang paling siap di antara 11 lokasi prioritas PSEL nasional. Proyek tersebut saat ini telah memasuki tahapan desain teknis.

"Kami sudah melakukan kajian teknis di lokasi yang akan dijadikan PSEL dan kondisinya sudah sangat baik. Saat ini tinggal penyelesaian beberapa kesepakatan antardaerah agar pelaksanaannya bisa disegerakan," ujar Fadli.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore