
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meyakini kendaraan berbasis hidrogen dapat bersaing dengan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) dalam waktu 5–10 tahun kedepan. (ANTARA)
JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meyakini kendaraan berbasis hidrogen dapat bersaing dengan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) dalam waktu 5–10 tahun kedepan.
“Keyakinan saya, paling lambat 5–10 tahun ke depan, hidrogen ini menyaingi kendaraan listrik yang berbasis baterai,” ujar Bahlil dalam acara pembukaan Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition 2026 yang digelar di Jakarta, Selasa (21/7).
Bahlil menjelaskan, program pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 GW bisa dijadikan sebagai instrumen untuk melahirkan hidrogen. Dengan demikian, lanjut Bahlil, hidrogen yang dihasilkan merupakan produk yang bersih, serta berasal dari energi terbarukan.
“Jadi, bersih plus bersih, hasilnya bersih kuadrat,” ucap Bahlil.
Lebih lanjut, Bahlil juga menyampaikan perdebatan mengenai kendaraan hidrogen dengan kendaraan listrik sudah berlangsung sejak ia masih menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
Terdapat dua negara Asia yang memimpin masing-masing jenis kendaraan, yakni Jepang sebagai negara yang memimpin pengembangan kendaraan hidrogen, serta Tiongkok yang memimpin pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).
“Keberpihakan negara akan ditentukan dari pertama, kita pakai energi bersih; kedua, energi yang efisien; dan yang ketiga adalah energi itu bisa dihasilkan dari Indonesia,” ujar Bahlil.
Ia menyampaikan pengembangan hidrogen merupakan salah satu instrumen ketahanan energi, kedaulatan energi dan bisa mendorong kepada swasembada energi agar Indonesia tidak tergantung dengan impor dari negara lain.
Global Hydrogen Ecosystem Summit and Exhibition atau GHES 2026 merupakan forum yang mempertemukan pemerintah, badan usaha, industri, akademisi, mitra internasional, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat pengembangan ekosistem hidrogen di Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022