Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 April 2026 | 12.35 WIB

Kolaborasi Lintas Sektoral Dukung Pengembangan Bio Etanol di Tengah Kendala Pasokan Minyak Mentah

Ilustrasi indutri bio etanol untuk mendukung ketahanan energi memanfaatkan produksi ubi kayu di Lampung. (Istimewa) - Image

Ilustrasi indutri bio etanol untuk mendukung ketahanan energi memanfaatkan produksi ubi kayu di Lampung. (Istimewa)

JawaPos.com – Konflik di Timur Tengah telah menyebabkan lonjakan harga minyak dunia akibat tertanggunya pasokan minyak mentah. PT Perkebunan Nusantara (Persero) bersama sejumlah mitra berkolaborasi guna mendukung program ketahanan pangan dan energi nasional. Dukungan diwujudkan lewat program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu.

Program ini dirancang sebagai model pengembangan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Sisi on farm, bakal difokuskan pada optimalisasi lahan, penanaman dan peningkatan produktivitas, serta pengembangan varietas unggul ubi kayu yang adaptif dan memiliki produktivitas tinggi. 

Sementara pada sisi off farm, penguatan hilirisasi dilakukan melalui pengembangan industri pengolahan bioetanol melalui kolaborasi operasional dengan mitra pada fasilitas pabrik bioetanol di Lampung.

Denaldy Mulino Mauna, Direktur Utama PTPN III (Persero) menegaskan program yang digagas merupakan langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem agroindustri masa depan yang terintegrasi, produktif, dan berkelanjutan. 

Menurutnya, ubi kayu bukan hanya komoditas pertanian, tetapi memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus penopang kebutuhan nasional di sektor pangan dan energi.

“Kami melihat ubi kayu sebagai komoditas strategis dengan potensi besar untuk pendukung ketahanan energi dan pangan nasional. Pengembangannya tidak cukup hanya berhenti pada budidaya, tetapi harus dibangun secara menyeluruh dari hulu sampai hilir, termasuk kesiapan industri pengolahan, sehingga tercipta rantai nilai yang kuat, efisien dan berkelanjutan,” ujar beliau.

Salah satu yang dibidik dalam pengembangannya adalah Provinsi Lampung, masyarakat petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani ubi Kayu Indonesia (PPUKI), serta mitra operasional PT Medco Ethanol Lampung hingga kalangan akademisi di Universitas Lampung.

Pengembangan pabrik bioetanol di Lampung juga diproyeksikan memberikan multiplier effect yang luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja, tumbuhnya ekonomi wilayah, meningkatnya nilai tambah hasil pertanian, hingga terbentuknya ekosistem industri hijau berbasis sumber daya lokal.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore