
Ilustrasi indutri bio etanol untuk mendukung ketahanan energi memanfaatkan produksi ubi kayu di Lampung. (Istimewa)
JawaPos.com – Konflik di Timur Tengah telah menyebabkan lonjakan harga minyak dunia akibat tertanggunya pasokan minyak mentah. PT Perkebunan Nusantara (Persero) bersama sejumlah mitra berkolaborasi guna mendukung program ketahanan pangan dan energi nasional. Dukungan diwujudkan lewat program pengembangan dan hilirisasi komoditas ubi kayu.
Program ini dirancang sebagai model pengembangan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Sisi on farm, bakal difokuskan pada optimalisasi lahan, penanaman dan peningkatan produktivitas, serta pengembangan varietas unggul ubi kayu yang adaptif dan memiliki produktivitas tinggi.
Sementara pada sisi off farm, penguatan hilirisasi dilakukan melalui pengembangan industri pengolahan bioetanol melalui kolaborasi operasional dengan mitra pada fasilitas pabrik bioetanol di Lampung.
Denaldy Mulino Mauna, Direktur Utama PTPN III (Persero) menegaskan program yang digagas merupakan langkah strategis perusahaan dalam membangun ekosistem agroindustri masa depan yang terintegrasi, produktif, dan berkelanjutan.
Menurutnya, ubi kayu bukan hanya komoditas pertanian, tetapi memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus penopang kebutuhan nasional di sektor pangan dan energi.
Baca Juga:AS Mulai Ketar-ketir jika Harga Bensin di Atas USD 3, bakal Berdampak ke Stabilitas Politik
“Kami melihat ubi kayu sebagai komoditas strategis dengan potensi besar untuk pendukung ketahanan energi dan pangan nasional. Pengembangannya tidak cukup hanya berhenti pada budidaya, tetapi harus dibangun secara menyeluruh dari hulu sampai hilir, termasuk kesiapan industri pengolahan, sehingga tercipta rantai nilai yang kuat, efisien dan berkelanjutan,” ujar beliau.
Salah satu yang dibidik dalam pengembangannya adalah Provinsi Lampung, masyarakat petani yang tergabung dalam Perkumpulan Petani ubi Kayu Indonesia (PPUKI), serta mitra operasional PT Medco Ethanol Lampung hingga kalangan akademisi di Universitas Lampung.
Pengembangan pabrik bioetanol di Lampung juga diproyeksikan memberikan multiplier effect yang luas, mulai dari penyerapan tenaga kerja, tumbuhnya ekonomi wilayah, meningkatnya nilai tambah hasil pertanian, hingga terbentuknya ekosistem industri hijau berbasis sumber daya lokal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022