
Wakil Perdana Menteri Fadillah Yusof. (ANTARA)
JawaPos.com - Malaysia, melalui lembaga khususnya, sedang melakukan penilaian komprehensif terhadap potensi program tenaga nuklir. Penilaian itu mencakup pengembangan kebijakan, kerangka hukum dan peraturan, kelayakan proyek, partisipasi industri, keterlibatan pemangku kepentingan, dan pengembangan sumber daya manusia.
Wakil Perdana Menteri Fadillah Yusof, menurut laporan BERNAMA yang dikutip di Kuala Lumpur, Sabtu (28/3), mengatakan langkah untuk mengeksplorasi tenaga nuklir guna pembangkit listrik merupakan upaya strategis untuk memperkuat keamanan energi jangka panjang sekaligus mendukung transisi energi bersih nasional.
la mencatat bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan Rencana Malaysia Ketigabelas (13MP) yang diajukan oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada 31 Juli 2025.
"Kebutuhan untuk mengevaluasi kelayakan tenaga nuklir semakin relevan di tengah lanskap energi global yang berubah, yang dibentuk oleh ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi pasokan serta harga bahan bakar," kata Fadillah Yusof yang juga merupakan Menteri Transisi Energi dan Transformasi Air (PETRA) Malaysia.
Penilaian program tenaga nuklir dilakukan oleh MyPOWER Corporation Malaysia, sebuah lembaga di bawah Kementerian PETRA, telah ditunjuk sebagai Organisasi Pelaksana Program Tenaga Nuklir (NEPIO), yang bertugas mengkoordinasikan persiapan berdasarkan pendekatan bertahap yang direkomendasikan oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Fadillah menunjukkan bahwa ketegangan global, khususnya di Timur Tengah dan gangguan pada jalur energi utama seperti Selat Hormuz, telah berdampak pada pasar energi dan stabilitas pasokan.
"Dalam konteks ini, tenaga nuklir menawarkan daya beban dasar yang stabil dan rendah karbon serta dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil," katanya.
la menambahkan bahwa beberapa negara ASEAN juga sedang mempertimbangkan kembali tenaga nuklir sebagai bagian dari strategi diversifikasi.
Filipina menargetkan kapasitas nuklir hingga 4.800 megawatt pada tahun 2050, sementara Vietnam telah memperkenalkan kembali tenaga nuklir ke dalam rencana energi nasionalnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
