Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Agustus 2024 | 16.39 WIB

PLN Raup Pendapatan Rp 254,6 Triliun Berkat Peningkatan Penjualan Listrik Semester I

Petugas saat melakukan perawatan sutet milik PLN di kawasan Pluit, Jakarta, Senin (22/4/2024). - Image

Petugas saat melakukan perawatan sutet milik PLN di kawasan Pluit, Jakarta, Senin (22/4/2024).

JawaPos.com - PT PLN (Persero) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 254,60 triliun pada semester I 2024 atau meningkat 8,39 persen dari periode yang sama tahun 2023. Angka itu diperoleh dari penjualan listrik kepada 90,8 juta pelanggan.
 
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, penjualan listrik sebesar 149,11 Terawatt Hour (TWh) pada semester I 2024. Jumlah ini meningkat 7,54 persen atau sebesar 10,45 TWh dari periode yang sama di tahun 2023.
 
"Pertumbuhan penjualan ini ditopang peningkatan konsumsi listrik dari sektor bisnis sebesar 10,54 persen dan rumah tangga 8,75 persen," kata Darmawan dalam keterangannya, Jumat (2/8).
 
Lebih lanjut, Darmawan menyebut PLN terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan penjualan listrik dengan cara intensifikasi dan ekstensifikasi. Salah satunya dengan memperkuat penjualan listrik sektor bisnis yang mencapai 10,54 persen atau tumbuh 2,87 TWh dibandingkan periode yang sama tahun 2023.
 
Hal ini ditopang dengan adanya klaster data center dan juga sektor pariwisata serta berbagai event internasional yang digelar di Indonesia. "Berbagai gelaran event baik nasional maupun internasional yang didukung PLN juga turut berkontribusi meningkatkan penjualan listrik di sektor bisnis," jelasnya.
 
Selain itu sektor rumah tangga juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Sampai dengan Juni 2024 PLN mencatat realisasi penjualan pelanggan rumah tangga mencapai 64,42 TWh. Jumlah tersebut meningkat sebesar 5,25 TWh atau tumbuh 8,87 persen year-on-year (YoY) dibanding tahun 2023.
 
Menurutnya, salah satu pendorong penjualan Juni 2024 adalah meningkatnya delta daya dari program promo yang diluncurkan sejak awal tahun sebagai booster penjualan. Sedangkan pada sektor industri tercatat mengalami pertumbuhan 4,20 persen.
 
"Adapun klaster Pertambangan menjadi kontributor terbesar dengan pemakaian sebesar 435 Gigawatt Hour (GWh)," pungkasnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore