Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 April 2026 | 01.31 WIB

Pangkas Ketergantungan BBM, PLN Bakal Ganti 2.139 Disel di 741 Lokasi PLTD dengan EBT

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di Media Center Kementerian BUMN, Jakarta pada Senin (9/12)/(Foto: Istimewa). - Image

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo di Media Center Kementerian BUMN, Jakarta pada Senin (9/12)/(Foto: Istimewa).

JawaPos.com - PT PLN (Persero) berencana menghapus penggunaan 2.139 mesin diesel pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang tersebar di 741 lokasi, dan menggantinya dengan pembangkit berbasis energi baru dan terbarukan (EBT).

Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menekan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) di sektor ketenagalistrikan.

"PLN juga sudah merencanakan mengurangi konsumsi BBM di sektor ketenagalistrikan pada 741 lokasi PLTD dengan total ada sekitar 2.139 mesin diesel," ujar Darmawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR RI di Jakarta, Senin (13/4).

Ia menambahkan, pengurangan PLTD menjadi strategi penting untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus menekan biaya produksi listrik. Menurutnya, ketergantungan pada BBM jenis solar perlu segera dikurangi karena harganya yang relatif mahal.

"Penggunaan energi yang masih berbasis kepada impor dan energi mahal, yaitu BBM, harus segera kami kurangi dalam jangka waktu yang pendek, menengah," ujarnya.

Selain menekan biaya, peralihan dari PLTD ke EBT juga dinilai mampu mengubah sumber energi dari yang berbasis impor dan tidak ramah lingkungan menjadi energi bersih yang berasal dari sumber lokal.

Sebagai pengganti, PLN akan mengandalkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH), yaitu pembangkit berskala kecil yang memanfaatkan aliran air seperti sungai atau air terjun untuk menggerakkan turbin dan generator.

Namun, jika potensi mikrohidro tidak tersedia, PLN akan membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang dilengkapi dengan sistem penyimpanan energi baterai (battery energy storage system/BESS).

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga telah menginstruksikan percepatan konversi PLTD menjadi PLTS di tengah tingginya harga minyak. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa arahan tersebut diberikan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore