
Photo
JawaPos.com - PT. Pertamina (Persero) RU VI Balongan berinisiatif melindungi kilang minyak dan gas bumi yang dimilikinya dari ancaman serangan pesawat tanpa awak atau drone. Hal tersebut diwujudkan dengan menjalin sinergi bersama Kementerian Pertahanan RI (Kemhan) melalui kerjasama penggunaan anti drone (drone jammer) guna mengantisipasi serangan pesawat tanpa awak.
Masing-masing sejumlah dua unit drone jammer gun model dan Static drone jammer milik Kemhan sudah terbukti mampu menangkal atau mencegah serangan udara melalui penggunaan drone. Sesuai dengan amanah Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, penggunaan bersama Anti Drone sebagai komitmen nyata Kemhan dalam menjaga serta melindungi obyek vital nasional (Obvitnas) dari ancaman serangan drone termasuk diantaranya kilang minyak milik PT. Pertamina (Persero) RU VI Balongan.
Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu menegaskan pihaknya sangat terbuka dan siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung pengamanan obyek vital nasional. PT. Pertamina (Persero) RU VI Balongan merupakan salah satu kilang pengolahan minyak dan gas bumi milik negara yang berlokasi di Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu propinsi Jawa Barat. Sebagai obyek vital nasional, kilang minyak dan gas bumi tersebut bertanggung jawab memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).
"Sesuai dengan amanat Undang-Undang, Obvitnas harus dilindungi dari berbagai ancaman serangan karena menyangkut kemaslahatan rakyat Indonesia," tutur Ryamizard Ryacudu melalui keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Senin (30/9).
Hal ini mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 90 Tahun 2015 tentang Pegendalian Pengoperasian Pesawat Udara Tanpa Awak Di Ruang Udara Yang Dilayani Indonesia dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengamanan Wilayah Udara Republik Indonesia.
Kerjasama peminjaman pesawat anti drone ini juga berkaca peristiwa serangan drone ke kilang minyak terbesar di dunia yang berada di Arab Saudi beberapa waktu lalu. Akibat serangan tersebut, sekitar 50 persen pasok minyak dunia mengalami penurunan.
Sementara itu, Hartanto Manager HSSE PT Pertamina (Persero) RU-VI Balongan berharap bahwa kerjasama tersebut merupakan bentuk sinergitas yang baik antara PT Pertamina (Persero) RU VI Balongan sebagai salah satu BUMN dengan Kemhan dalam upaya pertahanan dan menciptakan situasi keamanan termasuk pada keberlangsungan operasional obvitnas.
Dalam kerjasama penggunaan bersama Anti Drone (Drone Jammer) dengan PT Pertamina (Persero) RU-VI Balongan, delegasi Kemhan dipimpin oleh Kasub Komlek Kemhan Letkol TNI Arh Aries Sugiantoro. Turut hadir Hartanto Manager HSSE PT Pertamina (Persero) RU-VI Balongan yang didampingi oleh Maryono Senior Supervisor Non-Fisik Security PT Pertamina (Persero) RU-VI Balongan serta sejumlah karyawan bagian Pengamanan fisik dan non-fisik PT Pertamina (Persero) RU-VI Balongan.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
