
Seorang perajin menyelesaikan pembuatan rumah boneka Barbie yang di banderol 450 ribu hingga 3 juta rupiah tergantung ukuran di workshop Rumah Barbie kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (6/8/2020). Pemerintah akan memberikan Bantuan Langsung Tuna
JawaPos.com - Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional memastikan realisasi anggaran terus dipercepat. Tujuannya, dengan makin banyak uang yang beredar di masyarakat, pertumbuhan ekonomi bergerak positif sehingga meminimalkan ancaman resesi.
Kemarin (28/8) Ketua Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin memaparkan sejumlah realisasi anggaran. Khususnya terkait dengan upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN). Misalnya, perlindungan sosial yang realisasinya sudah mencapai 46,87 persen atau Rp 95,57 triliun. Juga, stimulus UMKM yang terealisasi 38,09 persen atau Rp 47,03 triliun.
Baca juga: bank bjb-LPEI Kerja Sama Penjaminan Kredit untuk Dorong Ekspor
Dalam pekan-pekan ini, kata Budi, pencairan program pemulihan ekonomi memang cukup besar. ’’Tadi perlindungan sosial, saya melihat ada sekitar hampir Rp 7 triliun tambahan yang kita cairkan,’’ terang dia.
Pecan ini pekan ini digelontorkan stimulus bagi UMKM senilai Rp 11,2 triliun. Termasuk hibah modal kerja produktif bagi UMKM senilai Rp 2,4 triliun dalam sepekan. Ditambah lagi bansos produktif yang pekan ini mulai disalurkan kepada 2,5 juta karyawan. ’’Karena ini transfernya langsung ke rekening penerima, kami melihat ini bisa dengan cepat disalurkan,’’ kata Budi.
Khusus program stimulus UMKM, Budi menyebutkan bahwa hibah Rp 2,4 juta itu akan membuka kesempatan menuju stimulus tahap kedua. ’’Di mana kita bisa berikan kredit lunak mikro,’’ ujarnya. Pihaknya sudah berdiskusi dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk program lanjutan tersebut. Yakni, khusus bagi para pelaku usaha yang sebelumnya mendapatkan hibah.
Baca juga: Asuransi Sinar Mas Bayar Klaim Asuransi Kredit ke PT PPA Finance
Skenarionya, hibah itu menjadi modal awal bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk memperbaiki atau memulai lagi usahanya. Setelah omzet membaik, mereka bakal dikenalkan kepada bank untuk memperoleh kredit lunak tambahan. ’’Rencananya, bunga kredit lunak ini 0 persen pada enam bulan pertama,’’ jelas Budi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=3qrQ-XJBBxM

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
