
Driver Grab
JawaPos.com - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) kembali melanjutkan sembilan kasus pasca terjadinya pergantian pengurus. Salah satu yang dilanjutkan untuk didalami adalah masalah persaingan usaha transportasi online yang hanya ada dua pemain yakni Gojek dan Grab.
Asal tahu saja, KPPU Singapura atau Competision Commission of Singapure (CSS) telah menyelidiki rencana akuisisi tersebut. Hasilnya, kedua raksasa bidang transportasi online itu batal merger karena dianggap melakukan monopoli.
"Kalau di Singapura itu memang dianggap melanggar, ini masih kami kaji karena dilihat dari peraturan UU kami, merger akusisi aset itu tidak masuk, sehingga saya lagi cari penafsiran bagaimana ini bisa ditindaklanjuti," ujar Ketua KPPU Kurnia Toha di kantornya, Jakarta, Selasa (10/7).
Saat ini, KPPU sendiri juga tengah mendalami terkait adanya akuisisi Uber oleh Grab di Indonesia. Dalam peraturan KPPU, belum ada wewenang untuk mengatur merger ataupun akuisisi. Sehingga, kedua perusahaan tidak wajib lapor saat hendak melakukan aksi korporasi.
"Kami juga tidak bisa memaksa dia untuk lapor, jadi tidak ada kewajiban. Tapi saya sedang pelajari, apa mungkin melalui penafsiran," jelasnya.
Meskipun begitu, KPPU masih bisa memantau perilaku perusahaan. Jika terbukti melanggar maka bisa pasal yang lain. Sejauh ini, cara yang digunakan KPPU dalam menyelidiki pelanggaran persaingan usaha adalah dengan melihat perilakunya. Seperti, perusahaan menghambat pelaku usaha lain atau tidak serta mengeluarkan tindakan diskriminatif atau mematok harga dengan harga jual yang teramat murah.
"Tentu kami lihat dari tingkah lakunya, apakah dia menghambat atau tidak ke pelaku usaha lain, apakah dia diskriminatif, atau dia jual murah dari pricing dan lain-lain," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022