Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Djati Waluyo
Senin, 2 November 2026 | 15.05 WIB

IHSG Berpotensi Lanjut Melemah, Menurut Analis Ini Level Kritis yang Perlu Dicermati

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan kembali tertekan pada perdagangan Senin (2/11) setelah mengalami koreksi hingga 7,03 persen pada perdagangan akhir Oktober 2026.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Brigita Kinari mengatakan IHSG masih berada dalam tekanan jual dan ditutup di bawah MA3. Dengan koreksi mingguan mencapai 7,03 persen. “Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa momentum bearish masih dominan dan pemulihan tren jangka pendek belum terkonfirmasi,” ujar Gita dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (2/11).

Ia mengatakan dalam skenario terbaik, selama mampu mempertahankan penutupan di atas level psikologis 5.000, IHSG berpeluang bergerak konsolidatif pada kisaran 5.000–5.200 sepanjang pekan depan. Namun, apabila tekanan jual kembali meningkat dan indeks ditutup menembus ke bawah 5.000, IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menguji area 4.900–5.000.

Sementara itu, dalam skenario terburuk tekanan jual yang berlanjut berpotensi membawa indeks menuju area koreksi berikutnya di 4.763–4.845. Gita menyebut pada pekan ini pergerakan IHSG akan dipengaruhi oleh kemampuan indeks mempertahankan level psikologis 5.000 serta respons investor terhadap sejumlah agenda ekonomi domestik, meliputi rilis Manufacturing PMI, neraca perdagangan, inflasi, pertumbuhan ekonomi 3Q26, cadangan devisa, dan indeks harga rumah. Dari eksternal, investor juga akan mencermati pemilu paruh waktu AS (midterm election) pada 3 November.

Dalam kurun waktu sepekan, IPOT merekomendasikan tiga saham yang menarik dicermati investor pada perdagangan berikutnya. Yakni PT Astra International Tbk (ASII), PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Ketiga saham tersebut direkomendasikan dengan strategi Buy.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore