Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Oktober 2026 | 00.00 WIB

Keuangan Syariah RI Punya Potensi Besar, OJK Soroti Kualitas SDM dan Inovasi

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. (Djati/JawaPos.com)  - Image

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. (Djati/JawaPos.com) 

JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai industri keuangan syariah nasional masih menghadapi sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan secara bersamaan untuk memaksimalkan potensi yang cukup besar.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan total aset industri keuangan syariah Indonesia mencapai Rp 3.200 triliun pada Agustus 2026.

Nilai tersebut tumbuh 8,19 persen secara tahunan atau year on year (yoy), dengan pangsa pasar terhadap total aset sektor jasa keuangan mencapai 11,16 persen.

“Kalau lihat di sini komposisinya juga menarik, total aset pasar modal syariah Rp 1.942 triliun, sementara total aset perbankan syariah Rp 1.089 triliun, dan juga ada aset IKNB (Industri Keuangan Non Bank) syariah yang mencapai hampir Rp 200 triliun,” ujar Friderica dalam pembukaan Ijtima’ Sanawi, di Jakarta, Selasa (20/10).

Meski mencatat pertumbuhan, Friderica menilai industri keuangan syariah masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah. Salah satunya adalah kapasitas dan ketahanan kelembagaan yang belum merata di antara pelaku industri.

Selain itu, diferensiasi produk dan inovasi juga perlu diperkuat agar industri keuangan syariah mampu menawarkan layanan yang semakin kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Tantangan berikutnya adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) syariah. Pasalnya, industri membutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya memahami ekonomi dan bisnis, tetapi juga memiliki kompetensi memadai di bidang keuangan syariah.

Ia menilai, kesesuaian antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri perlu ditingkatkan.

Dengan demikian, ketersediaan SDM berkualitas dapat mendukung pengembangan industri keuangan syariah secara berkelanjutan.

“Jadi kemarin diskusi, kebanyakan yang dicari orang yang ngerti ekonomi bisnis tapi nggak bisa syariah. Tapi memang jarang ada yang punya dua-duanya yang mumpuni. Jadi ini memang PR kita untuk sama-sama kita menyiapkan SDM syariah kita yang berkualitas,” ujarnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore