
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi. (Djati/JawaPos.com)
JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai industri keuangan syariah nasional masih menghadapi sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan secara bersamaan untuk memaksimalkan potensi yang cukup besar.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan total aset industri keuangan syariah Indonesia mencapai Rp 3.200 triliun pada Agustus 2026.
Nilai tersebut tumbuh 8,19 persen secara tahunan atau year on year (yoy), dengan pangsa pasar terhadap total aset sektor jasa keuangan mencapai 11,16 persen.
“Kalau lihat di sini komposisinya juga menarik, total aset pasar modal syariah Rp 1.942 triliun, sementara total aset perbankan syariah Rp 1.089 triliun, dan juga ada aset IKNB (Industri Keuangan Non Bank) syariah yang mencapai hampir Rp 200 triliun,” ujar Friderica dalam pembukaan Ijtima’ Sanawi, di Jakarta, Selasa (20/10).
Meski mencatat pertumbuhan, Friderica menilai industri keuangan syariah masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah. Salah satunya adalah kapasitas dan ketahanan kelembagaan yang belum merata di antara pelaku industri.
Selain itu, diferensiasi produk dan inovasi juga perlu diperkuat agar industri keuangan syariah mampu menawarkan layanan yang semakin kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Tantangan berikutnya adalah kualitas sumber daya manusia (SDM) syariah. Pasalnya, industri membutuhkan tenaga profesional yang tidak hanya memahami ekonomi dan bisnis, tetapi juga memiliki kompetensi memadai di bidang keuangan syariah.
Ia menilai, kesesuaian antara kompetensi lulusan perguruan tinggi dan kebutuhan industri perlu ditingkatkan.
Dengan demikian, ketersediaan SDM berkualitas dapat mendukung pengembangan industri keuangan syariah secara berkelanjutan.
“Jadi kemarin diskusi, kebanyakan yang dicari orang yang ngerti ekonomi bisnis tapi nggak bisa syariah. Tapi memang jarang ada yang punya dua-duanya yang mumpuni. Jadi ini memang PR kita untuk sama-sama kita menyiapkan SDM syariah kita yang berkualitas,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022