
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave v dari wave c dari wave [y] pada label hitam, sehingga pergerakannya akan rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 5,850-5,911.
Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentang 5,887 - 5,744 sedangkan resistance di level 6,216-6,296.
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Selasa (13/10), yakni PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), dan PT Xtrack Indonesia Syariah (XISI).
Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham BRMS sebelumnya terkoreksi 5,93 persen ke level 555 dan disertai dengan munculnya tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi BRMS saat ini sedang berada di awal wave 5 dari wave (C) dari wave [B]. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 520–540, dengan target harga 620 dan 655 serta stop loss di bawah 505.
Berikutnya, saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham JPFA sebelumnya menguat 1,96 persen ke level 2.080 dan didominasi oleh peningkatan volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi JPFA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c] dari wave B. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 2.020–2.060, dengan target harga 2.120–2.170 dan stop loss di bawah 1.980.
Baca Juga:Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha di Liga Champions 2026-2027: Tuan Rumah Bidik Kemenangan
Selanjutnya, saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham MBMA sebelumnya terkoreksi 2,95 persen ke level 460 dan disertai dengan munculnya tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi MBMA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B). Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 440–456, dengan target harga 500 dan 515 serta stop loss di bawah 424.
Berikutnya, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) direkomendasikan dengan strategi Sell on Strength. Saham ANTM sebelumnya terkoreksi 4,09 persen ke level 3.050 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Koreksinya pun menembus MA60.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022