
ILUSTRASI: Ratusan Guru Ngaji Semarang Terima BSU, Gunakan untuk Keperluan Santri Guru ngaji dari TPQ, Madin, dan Pesantren datang silih berganti untuk mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU), Aula Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (17/7/2025). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com - Pemerintah kembali menyiapkan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp 900.000 per bulan bagi 13,3 juta pekerja.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bantuan tersebut akan diberikan satu kali untuk tiga bulan dan per bulan-nya sebesar Rp 300.000.
“Bantuan subsidi upah di mana bantuan subsidi upah ini diberikan 1 kali untuk 3 bulan dan perbulannya sebesar Rp 300.000 dan ini diberikan kepada 13,3 juta pekerja. Dan ini kebutuhan anggarannya diperkirakan sebesar hampir Rp 12 triliun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Istana Negara Jakarta, Rabu (30/9).
Selain BSU, pemerintah juga menyiapkan sejumlah program yang akan dilanjutkan pada 2027. Program tersebut merupakan kebijakan yang telah berjalan pada tahun ini dan akan kembali diberikan tahun depan.
Airlangga mengatakan, salah satu program yang dilanjutkan adalah program magang yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan dengan dukungan sebesar Rp 150.000. Pemerintah juga akan melanjutkan program vokasi yang ditargetkan menjangkau sekitar 300.000 peserta.
Kemudian, pemerintah akan melanjutkan insentif berupa pengurangan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 bagi pekerja dengan penghasilan di bawah Rp 10 juta per bulan.
Program tersebut ditargetkan menyasar sekitar 7,5 juta pekerja. Jika pada tahun ini insentif diberikan kepada sektor tertentu, pada 2027 pemerintah berencana memperluasnya kepada seluruh sektor dengan kriteria pekerja berpenghasilan di bawah Rp10 juta.
Baca Juga:Prediksi Skor Eritrea vs Afrika Selatan Kualifikasi Piala Afrika, Bafana Bafana Diunggulkan
“Yang sekarang diberikan kepada badat karya dan para wisata yang tahun depan diberikan ke seluruh sektor yang gajinya di bawah Rp 10 juta,” ujarnya.
Pemerintah juga membahas penyesuaian Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dengan mempertimbangkan tingkat inflasi. Airlangga mengatakan, perhitungan terkait kebijakan tersebut masih dilakukan bersama Menteri Keuangan.
“Nah, ini sedang kami hitung bersama dengan Menteri Keuangan,” ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022