Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 September 2026 | 03.32 WIB

BI Terbitkan Rupiah Seri Baru Tanda Tangan Pejabat Lama, Gubernur BI: Sesuai Tahapan Rutin

Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti (kiri) bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara (kanan), dalam konferensi pers, Kamis (24/9). (dok. Biro Humas Kemenkeu) - Image

Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti (kiri) bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara (kanan), dalam konferensi pers, Kamis (24/9). (dok. Biro Humas Kemenkeu)

JawaPos.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, mengatakan rupiah dengan tandatangan Gubernur BI periode 2018-2026 Perry Wajiyo dan Menteri Keuangan periode 2025-2026 Purbaya Yudhi Sadewa masih akan cetak ulang.

Ia mengatakan, pencetakan uang kartal dengan tandatangan kedua pimpinan sebelumnya dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan dan tahapan pencetakan rutin yang dilakukan bank sentral.

"Hari ini, kalau enggak salah, hari ini terbit yang seri baru, tanda tangan dari Pak Menteri Keuangan yang lama dan Bapak Gubernur juga yang sebelumnya. Jadi hari ini keluar, hari ini atau beberapa hari yang lalu, tapi itu sudah ada,” ujar Destry dalam konferensi pers di Kantor BI, Jakarta, Kamis (24/9).

Destry mengatakan, pencetakan uang Rupiah dengan tanda tangan pejabat sebelumnya merupakan hal yang rutin dilakukan BI dan tidak berkaitan dengan pergantian pejabat.

Menurutnya, pencetakan uang kartal tidak dilakukan sekaligus pada awal atau akhir tahun, melainkan melalui sejumlah tahapan sesuai dengan kebutuhan uang beredar.

"Ya, jadi itu hal yang biasa. Sebenarnya bukan cetak uang ya, memang itu tugas kami, kan harus selalu tiap tahun itu ada masanya. Jadi nyetak tuh enggak langsung jebret gitu di awal tahun atau di akhir tahun, enggak, tapi ada tahapan-tahapannya," ujarnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan terhadap uang kartal masih ada, terutama bagi masyarakat di daerah yang belum sepenuhnya terjangkau layanan transaksi digital.

Destry mengatakan, sebelum melakukan percetakan uang BI terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemerintah untuk menentukan kebutuhan uang beredar dalam satu periode.

Pembahasan tersebut mencakup target money supply BI, rencana penerbitan surat utang pemerintah, hingga kebutuhan pencetakan uang kartal.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore