
Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) Rizal Kasli. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Industri nikel Indonesia menghadapi tantangan baru di tengah perkembangan hilirisasi. Pelaku industri harus menghadapi kadar bijih nikel yang semakin rendah sambil menjaga volume produksi.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) Rizal Kasli mengatakan kadar bijih saprolit turun dari kisaran 1,8 persen menjadi sekitar 1,6 persen. Sedangkan kadar limonit yang diolah dengan hidrometalurgi berada di kisaran 1,2 persen atau lebih rendah.
"Kualitas bijih nikel saat ini mengalami penurunan. Dulu kita memproses kadar nikel sekitar 1,8 persen, sekarang untuk saprolit sudah turun menjadi 1,6 persen," kata Rizal di T50 Summit Indonesia Forum 2026 di Jakarta, Senin (21/9).
Penurunan kadar membuat efisiensi penambangan dan pengolahan jadi makin penting. Menurut Rizal, penggunaan alat berat, pengangkutan material, konsumsi bahan bakar, kondisi jalan tambang sampai perawatan peralatan perlu dikelola dengan cermat.
"Yang paling penting adalah biaya energi per ton material yang kita lakukan," ujarnya.
Pengendalian payload, konsumsi bahan bakar, waktu siklus, kondisi jalan, dan penerapan predictive maintenance menjadi langkah untuk menekan biaya operasional.
Dari sisi pengolahan, saprolit dengan kadar lebih tinggi biasanya diproses lewat pirometalurgi seperti rotary kiln electric furnace (RKEF). Proses ini menghasilkan nickel pig iron (NPI) dan feronikel. Limonit olahan dengan hidrometalurgi seperti high pressure acid leach (HPAL) mendukung rantai pasok bahan baku baterai.
Rizal mencatat ada 415 izin usaha pertambangan (IUP) nikel di Indonesia, dengan 384 di antaranya berstatus operasi produksi. Sementara fasilitas pengolahan yang terdata mencapai 79 fasilitas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022