Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 September 2026 | 05.33 WIB

Soal Pajak dan Cukai, Serikat Pekerja Minta Suahasil Perhatikan Kelangsungan Usaha

Menteri Keuangan Suahasil Nazara berjabat tangan dengan Pejabat lama Purbaya Yudhi Sadewa usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026). - Image

Menteri Keuangan Suahasil Nazara berjabat tangan dengan Pejabat lama Purbaya Yudhi Sadewa usai serah terima jabatan Menteri Keuangan di Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

JawaPos.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara diminta mempertimbangkan keberlangsungan industri dan kepastian lapangan kerja, dalam kebijakan fiskalnya.

Salah satunya terkait dengan kebijakan pajak dan cukai, yang diharapkan tidak hanya berorientasi pada penerimaan negara.

Hal itu disampaikan oleh Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman–Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI).

Ketua Umum PP FSP RTMM-SPSI, Henry Wardana Tirtawiguna mengatakan, beberapa sektor seperti tembakau, makanan, dan minuman terkait erat dengan penyerapan tenaga kerja serta rantai pasok di berbagai daerah. 

"Karena itu, setiap kebijakan fiskal yang berdampak terhadap sektor tersebut perlu mempertimbangkan konsekuensinya terhadap keberlangsungan produksi dan lapangan pekerjaan," , dalam keterangannya, Sabtu (19/9).

Henry mengatakan, stabilitas kebijakan penting agar industri memiliki ruang untuk menyusun rencana usaha, mempertahankan kegiatan produksi, dan menjaga penyerapan tenaga kerja.

"Kami juga berharap pemerintah dapat mengedepankan prinsip kepastian usaha dan kepastian kerja dalam merumuskan kebijakan fiskal, khususnya kebijakan pajak, cukai, maupun pungutan yang memiliki dampak terhadap sektor industri," ungkapnya.

Di samping itu, kata dia, kebijakan fiskal yang telah memberikan kepastian bagi industri dapat terus dipertahankan, khususnya yang terkait pada perpajakan dan cukai.

Kebijakan ini penting agar industri dapat menyusun rencana usaha dengan lebih pasti, menjaga kegiatan produksi, dan pada akhirnya mempertahankan lapangan pekerjaan.

"Jika industri dapat tumbuh secara berkelanjutan, lapangan kerja terjaga, dan daya beli masyarakat tetap kuat, maka aktivitas ekonomi dan basis penerimaan negara juga dapat berkembang," ujarnya.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore