
Teller menunjukan mata uang Dolar AS dan Rupiah di salah satu kantor cabang Bank Mandiri di Jakarta, Senin (9/3/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS (USD) diperkirakan melemah pada perdagangan Jumat (11/9). Rupiah ditutup melemah 36 poin ke Rp 17.547 per dolar AS pada Kamis (10/9).
Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa rupiah hari ini dipengaruhi sentimen dari dalam dan luar negeri. Kondisi itu membuat mata uang nasional cukup fluktuatif.
"Untuk perdagangan (11/9) mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp.17.540 - Rp.17.590," ujar Ibrahim dalam pesan suara yang diterima Jumat (11/9).
Dalam paparannya, Ibrahim mengatakan bahwa sentimen eksternal datang dari data ekonomi Amerika Serikat (AS). Data itu penting bagi pelaku pasar untuk menilai arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan pekan depan.
Para pedagang bersiap menyambut rilis data Indeks Harga Produsen (PPI) AS hari ini dan data inflasi Indeks Harga Konsumen (CPI).
"Laporan-laporan ini dapat memberikan petunjuk mengenai apakah The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuannya minggu depan untuk meredam tekanan harga," ujarnya.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar memerkirakan peluang sekitar 60 persen kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed pekan depan. Prediksi ini membuat pelaku pasar waspada.
Dari dalam negeri, Ibrahim mengungkapkan rupiah juga terdampak risiko fiskal karena kenaikan harga minyak dunia. Pemerintah telah isyaratkan anggaran negara masih aman, walaupun harga minyak tinggi harus diwaspadai.
"Tingginya harga minyak mentah memicu kekhawatiran utama pada beberapa sektor. Kenaikan harga minyak meningkatkan alokasi anggaran subsidi dan kompensasi energi, baik BBM maupun LPG," ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022