
Melalui inisiatif strategis bertajuk Collaborator Hub, Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang bekerja sama dengan Yayasan INOTEK (Indonesian Technology Innovation Foundation) resmi memperkuat ekosistem wirausaha di berbagai pelosok tanah air.
JawaPos.com – Upaya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia terus menunjukkan progres signifikan. Melalui inisiatif strategis bertajuk Collaborator Hub, Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang bekerja sama dengan Yayasan INOTEK (Indonesian Technology Innovation Foundation) resmi memperkuat ekosistem wirausaha di berbagai pelosok tanah air.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 20 Collaborator Hub telah tersebar dari ujung Sumatera hingga Papua. Program ini dirancang bukan sekadar sebagai wadah kumpul, melainkan sebagai mesin penggerak ekonomi daerah yang memberikan akses komprehensif bagi para pelaku usaha lokal.
Pendampingan Berkelanjutan
Bukan rahasia lagi jika tantangan utama UMKM adalah keberlanjutan. Melalui Collaborator Hub, lebih dari 550 pelaku UMKM dan komunitas dari berbagai sektor—mulai dari Food & Beverage (F&B), fesyen, kriya, hingga jasa kreatif—mendapatkan pendampingan intensif.
"Collaborator Hub dibentuk sebagai penggerak ekosistem pemberdayaan UMKM di tingkat daerah. Kami memberikan akses terhadap pelatihan, pemasaran, serta pendampingan yang berkelanjutan," tulis pernyataan resmi dalam program tersebut.
Fokus utama inisiatif ini adalah meningkatkan kapasitas usaha serta memperluas akses pasar di tingkat lokal. Dengan pendampingan yang tepat, produk UMKM yang dulunya hanya dikenal di lingkungan terbatas, kini memiliki peluang besar untuk naik kelas.
Inspirasi dari Pojok Lokal
Salah satu manifestasi nyata dari program ini terlihat di jaringan ritel SRC melalui program Pojok Lokal. Sosok Ibu Dwi, pemilik Toko Toya yang merupakan mitra SRC, menjadi bukti bagaimana semangat kolaborasi bisa mengubah keadaan.
Tergerak oleh kesulitan tetangganya dalam memasarkan produk rumahan, Ibu Dwi menghadirkan Pojok Lokal di tokonya. "Saya ingin toko ini bukan sekadar tempat berbelanja, melainkan ruang tumbuh bersama bagi UMKM di lingkungan saya," ujarnya.
Langkah ini membuktikan bahwa sinergi antara korporasi besar seperti PT HM Sampoerna Tbk. melalui payung program "Sampoerna untuk Indonesia", yayasan inovasi, dan pelaku usaha kecil dapat menciptakan multiplier effect bagi ekonomi kerakyatan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022