
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan tiga kriteria bagi calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode mendatang.
Mengingat, masa jabatan direksi BEI akan berakhir pada tahun 2026 ini dan akan ada pergantian.
Purbaya menyebut, syarat pertama yang harus dimiliki oleh calon direksi BEI baru, yakni harus bisa mengerti pasar. Kedua, bisa melakukan pengembangan terhadap basis investor.
"Dia harus bisa mengerti pasar, dan bisa mengembangkan base dari investor retail dan institusi di sini," kata Purbaya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (2/1).
Terakhir yang paling, kata Purbaya, calon direksi BEI harus punya komitmen untuk bisa memberantas para pelaku saham gorengan yang tidak bertanggung jawab.
"Dan yang paling penting adalah mereka harus punya komitmen yang kuat untuk membersihkan pasar dari para penggoreng saham yang kurang bertanggung jawab," tukasnya.
Jauh sebelumnya, ia juga sempat melontarkan ultimatum kepada Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar.
Ia meminta pasar modal dibersihkan dari praktik saham gorengan dalam tempo enam bulan atau insentif untuk investor ritel tidak akan turun.
Purbaya menegaskan langkah itu krusial untuk menciptakan ekosistem investasi yang sehat. Pemerintah, kata dia, tidak akan mengucurkan insentif selama pasar masih dipenuhi manipulasi yang merugikan investor pemula.
"Seperti saya janji ke Pak Mahendra, kalau bisa beresin goreng-gorengan itu, nantikan investor ritel terlindungi. Saya akan kasih tambahan insentif, keringanan pajak, dan lain-lain supaya banyak orang masuk ke pasar saham. Tapi masuknya bukan ke pasar yang bisa menipu mereka,” tutur Purbaya di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Untuk diketahui, saham gorengan adalah saham dengan fundamental lemah yang harganya dimanipulasi oleh pihak tertentu atau bandar untuk keuntungan jangka pendek.
Biasanya, saham gorengan ditandai oleh kenaikan harga ekstrem tanpa alasan jelas, likuiditas rendah, dan berisiko sangat tinggi karena pergerakannya tidak mencerminkan nilai riil perusahaan dan bisa jatuh drastis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022